Tolitoli, Sulteng – suaramasyarakat.com // Industri somel di Buntuna, Kabupaten Tolitoli, tetap menjalankan pelayanan jasa pengolahan kayu rakyat. Namun, pada tahun ini, ketersediaan kayu yang diolah disebut mengalami penurunan dan lebih banyak digunakan untuk kebutuhan papan rumah.
Hal tersebut disampaikan Kadek, selaku pengawas industri somel, saat ditemui media ini di Tolitoli, Sabtu (24/10/2026).
Kadek mengatakan, pelayanan jasa pengolahan kayu selama ini berjalan lancar. Menurutnya, kayu yang diolah merupakan kayu rakyat.
“Pernah ada pihak kehutanan datang melakukan survei terhadap kayu rakyat yang diolah,” ujarnya kepada media ini.
Ia menjelaskan, ketersediaan kayu pada tahun ini relatif berkurang. Kayu yang tersedia saat ini lebih banyak digunakan untuk kebutuhan papan rumah.
“Untuk tahun ini, memang kayu yang tersedia berkurang. Yang ada sekarang hanya kayu untuk papan rumah,” ungkapnya.
Kadek menambahkan, hasil pengolahan kayu tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat di desa-desa. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan pelayanan jasa pengolahan kayu di industri somel tersebut sejauh ini tidak mengalami hambatan.
Dengan demikian, pelayanan pengolahan kayu rakyat masih berjalan, meskipun ketersediaan bahan baku disebut mengalami penurunan dibandingkan kebutuhan yang ada.*
Yudw






