Gudang Barang Bekas di Karangasem Utara Terbakar Disambar Petir, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Batang membawa musibah bagi keluarga Bapak Suyanto (60), warga Dukuh Kramalan Barat, Kelurahan Karangasem Utara. Gudang penyimpanan barang bekas miliknya hangus terbakar setelah disambar petir pada Rabu (17/12/2025) sore.

Insiden tersebut terjadi sekira pukul 17.00 WIB. Menurut keterangan saksi mata, petir menyambar bangunan gudang yang terletak terpisah dari rumah utama tersebut sesaat sebelum hujan turun membasahi wilayah setempat.
Kronologi Kejadian

Sambaran petir yang mengenai atap gudang memicu percikan api yang dengan cepat merambat ke tumpukan barang bekas tidak terpakai di dalamnya. Mengetahui adanya api, Bapak Suyanto bersama warga sekitar segera berupaya melakukan pemadaman mandiri agar api tidak merembet ke bangunan rumah tinggal.

Baca Juga :  Akibat Intensitas Hujan Tinggi, Kecamatan Seruway Banjir, Listrik Padam, Sistem Infokom Lumpuh

Satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Batang tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima. Berkat kesigapan petugas yang dibantu oleh warga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar setengah jam kemudian, atau pukul 17.30 WIB.

Dampak Kerugian
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini mengingat posisi gudang yang terpisah dari hunian utama.

Baca Juga :  Air Sungai Rogoselo Meluap, Genangi Permukiman Warga dan Dekati Bangunan Masjid.

“Korban jiwa nihil, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp3.000.000 (tiga juta rupiah) akibat kerusakan bangunan gudang dan isi di dalamnya,” ujar warga setempat dalam keterangan singkat.

Saat ini, situasi di lokasi Dukuh Kramalan Barat RT 01 RW 02 terpantau sudah kondusif. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca buruk dan sambaran petir yang kerap terjadi di musim penghujan.
(Santokajen)

Berita Terkait

Yayasan Geutanyoe: Perhatian Terhadap Desa Rantau Panjang Simpang Jernih Harus Serius dan Fokus
Ketum Rampas08, Kawal dan Laporkan Pungli Bantuan Korban Banjir
FPRM : Jangan Ada Korban Dampak Bencana Alam Tertinggal Pendataan
Aksi Damai Puluhan Warga Ketol Tuntut Perhatian Pemkab Aceh Tengah Akibat Dampak Bencana
DPRK Atam Optimis Dorong Percepatan Realisasi Dana Korban Banjir, Ketua DPRK: Masyarakat Agar Sabar dan Hindari Provokasi
Walikota Banda Aceh Salur Bantuan Korban Bencana di Bener Meriah
Menteri PU Turun Langsung ke Pondok Balik Tinjau Bencana Amblasnya Infrastruktur Negara
Bupati Armia Fahmi Serahkan DTH Tahap I kepada 259 Korban Bencana Hidrometeorologi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:02 WIB

Yayasan Geutanyoe: Perhatian Terhadap Desa Rantau Panjang Simpang Jernih Harus Serius dan Fokus

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:18 WIB

Ketum Rampas08, Kawal dan Laporkan Pungli Bantuan Korban Banjir

Senin, 16 Maret 2026 - 06:41 WIB

FPRM : Jangan Ada Korban Dampak Bencana Alam Tertinggal Pendataan

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:25 WIB

Aksi Damai Puluhan Warga Ketol Tuntut Perhatian Pemkab Aceh Tengah Akibat Dampak Bencana

Senin, 2 Maret 2026 - 11:55 WIB

DPRK Atam Optimis Dorong Percepatan Realisasi Dana Korban Banjir, Ketua DPRK: Masyarakat Agar Sabar dan Hindari Provokasi

Berita Terbaru