FPRM Sesalkan Temuan BPK atas Barang Bantuan “Busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa Akibat Tidak Terawat

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa, Aceh – suaramasyarakat.com //Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM), Nasruddin, S.E., sangat menyesalkan adanya dugaan barang bantuan di gudang Dinas Sosial (Dinsos) ditemukan busuk karena tidak terawat dan terkontrol.

Ia mengaku sangat sedih mendengar adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait barang-barang bantuan yang rusak dan “busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa, padahal tujuan penyimpanan itu untuk stok kebutuhan mendadak.

Nasruddin menyebut kejadian ini sangat memalukan, apalagi terjadi di saat masyarakat baru saja dilanda banjir dan masih sangat membutuhkan bantuan.

“Ini sangat ironi sekali. Pasca banjir masyarakat banyak yang membutuhkan bantuan. Tapi di sisi lain bantuan yang sudah disiapkan pemerintah justru dibiarkan rusak dan busuk di gudang karena tidak terawat. Apa yang dikerjakan oleh staf logistik Dinsos Kota Langsa,” tanya dan ujar Nasruddin kepada media ini, Sabtu (26/7/2026).

Baca Juga :  Polresta Cirebon Gelar Muhasabah Personel Untuk Meningkatkan Keimanan, Ketaqwaan, dan Kinerja Menuju Indonesia Emas

Menurutnya, barang bantuan sosial seharusnya dikelola dengan manajemen logistik yang baik. Mulai dari pendataan, penyimpanan, hingga penyaluran tepat waktu ke masyarakat terdampak.

“Bantuan itu uang rakyat. Apalagi ini untuk korban bencana. Kalau dibiarkan busuk di gudang, sama saja dengan membuang uang rakyat dan mengkhianati amanah untuk orang miskin dan korban banjir,” tegasnya.

Nasruddin mendesak Kepala Dinsos Kota Langsa dan Wali Kota Langsa untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja staf logistik dan sistem pergudangan di Dinsos.

Ia juga meminta BPK dan Aparat Penegak Hukum untuk menelusuri lebih jauh. Apakah kerusakan barang ini murni karena kelalaian atau ada unsur pembiaran.

Baca Juga :  Antrean BBM Tiap Malam di SPBU Pasangkayu Jadi Sorotan, Penyaluran Disebut Masih Normal

“_Jangan sampai ini terulang lagi. Rakyat miskin Kota Langsa, khususnya korban banjir, berhak dapat bantuan yang layak, bukan sisa barang busuk_,” pungkas Nasruddin.

Sebelumnya, BPK RI dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP)-nya menemukan sejumlah barang bantuan di Gudang Dinsos Kota Langsa dalam kondisi rusak, kedaluwarsa, dan tidak layak pakai karena tidak dilakukan perawatan dan penyaluran tepat waktu.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra, S.P., saat dikonfirmasi oleh pihak perwakilan media membantah temuan BPK tersebut.

“Tidak ada barang bantuan yang rusak. Semua sudah sesuai peruntukannya. Silakan cek langsung ke gudang,” ujarnya singkat.*

SiGe

Berita Terkait

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas
Lapas Leok Maksimalkan Pembinaan Keagamaan dan Keterampilan Warga Binaan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek

Berita Terbaru