Jum’at Curhat Polres Pijay, Kapolres Dorong Edukasi dan Kolaborasi Cegah Karhutla

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya, Aceh – suaramasyarakat.com // Kapolres Pidie Jaya (Pijay), AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., gelar kegiatan Jum’at Curhat difokuskan pada pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Agenda ini menjadi sarana penting bagi Polri untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus mencari solusi nyata terhadap tantangan di lapangan.

Kegiatan berlangsung pada Jumat, 29 Agustus 2025, di Aula Tahthya Dharaka Polres Pidie Jaya, Gampong Teungkluet, Kecamatan Trienggadeng, dengan suasana dialogis yang hangat dan partisipatif.

Kapolres menekankan bahwa pencegahan Karhutla harus dilakukan melalui edukasi, pertukaran informasi, dan kesiapsiagaan bersama, bukan hanya penindakan hukum.

Baca Juga :  Beredar Rumor Peringkat Indeks Polri Anjlok? Haidar Alwi: Itu Tidak Benar

“Polri tidak serta-merta mempidanakan masyarakat, namun mencari solusi terbaik secara bersama-sama. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah Karhutla,” ujar AKBP Ahmad Faisal.

Pemantauan Karhutla juga akan dilakukan melalui aplikasi Lancang Kuning serta laporan lapangan yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas.

Acara dihadiri unsur TNI (Pabung Dim 0102 Pidie/Pidie Jaya, Kapten Inf Ruslan), pemerintah daerah (Kepala BPBD dan Dinas Perkebunan), jajaran Polres Pidie Jaya, serta perwakilan masyarakat, mulai dari Keuchik (Kepala Desa) hingga Panglima Gle dari berbagai gampong.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Tamiang Periksa Gedung Pelayanan Satpas

Dalam sesi curhat, para Keuchik dan Panglima Gle menyampaikan kendala nyata di lapangan, seperti sulitnya akses alat berat bagi petani dan warga pendatang yang membuka lahan tanpa koordinasi.

Menanggapi hal ini, Kapolres mendorong penggunaan alat berat kolektif dan gotong royong masyarakat sebagai alternatif membuka lahan tanpa membakar.

Kegiatan ini berhasil memperkuat komitmen bersama dan membuka jalur komunikasi langsung antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat.

Pendekatan dialogis ini diharapkan menciptakan strategi pencegahan Karhutla yang lebih humanis, efektif, dan berkelanjutan, demi menjaga kelestarian lingkungan.*

AS

Berita Terkait

“Asas Due Process of Law Diuji dalam Kasus Muslimin, Tuntutan Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Jadi Sorotan”
Kasus Karyawan Jadi Tersangka Penipuan: Polsek Banyumanik Dituduh Tak Paham Konteks Hukum
Alasan Tak Masuk Akal! Unit 3 Satreskrim Polres Pemalang Klaim Tak Tahu Alamat Kuasa Hukum Saat Terbitkan SP3”
Kapolres Aceh Tamiang Ikut Dampingi Bupati Armia Fahmi Serah Bantuan dari Presiden
Polisi, Dishub, dan Warga Kompak Dorong Angkot Mogok di Ciruas, Wujud Nyata Pelayanan Humanis
Polres Aceh Tamiang Terus Efektif Bersihkan Fadum dan Tempat Ibadah Pasca Banjir Bandang Akhir 2025 Lalu
Bupati Armia Fahmi Salurkan Bantuan Lebaran dari Presiden ke Huntara, Kapolres Aceh Tamiang Turut Dampingi
Saat Monitoring Pos Pam dan Pos Yan Ops KS 2026, Kapolres AKBP Muliadi Pastikan Ini
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:50 WIB

“Asas Due Process of Law Diuji dalam Kasus Muslimin, Tuntutan Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Jadi Sorotan”

Jumat, 10 April 2026 - 21:40 WIB

Kasus Karyawan Jadi Tersangka Penipuan: Polsek Banyumanik Dituduh Tak Paham Konteks Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 09:38 WIB

Alasan Tak Masuk Akal! Unit 3 Satreskrim Polres Pemalang Klaim Tak Tahu Alamat Kuasa Hukum Saat Terbitkan SP3”

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:06 WIB

Kapolres Aceh Tamiang Ikut Dampingi Bupati Armia Fahmi Serah Bantuan dari Presiden

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:56 WIB

Polisi, Dishub, dan Warga Kompak Dorong Angkot Mogok di Ciruas, Wujud Nyata Pelayanan Humanis

Berita Terbaru