Bentrok Bimor Jaya-Keuno, 12 TSK Telah Diamankan, Barang Bukti Sajam Berhasil Ditemukan

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morut, Sulteng – suaramasyarakat com // Sepuluh hari pasca bentrokan berdarah antara oknum warga Desa Bimor Jaya dengan oknum warga Desa Keuno yang mengakibatkan empat korban luka-luka dimana satu diantaranya harus menjalani operasi.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Morowali Utara telah menetapkan sebanyak 12 tersangka dan telah menjalani penahanan di Rutan Polres Morowali Utara.Selasa (29/7/2025).

Bertempat di Ruang Aula Satreskrim Polres Morowali Utara yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKP Arsyad Maaling, S.H., M.H.dan didampingi eh KBO Reskrim Iptu Theo Liling Sugi, S.H dan para penyidik. Kasat reskrim membeberkan perkembangan terakhir bentrokan berdarah tersebut. (29/7/2025).

Hingga hari ini, kami telah mengamankan dua belas tersangka pasca bentrokan berdarah yang terjadi di simpang tiga Desa Mohoni Kecamatan Petasia Timur pada Hari Sabtu tanggal 19 Juli 2025 yang lalu.

Kedua belas tersangka tersebut adalah NNL alias Nn (20), YD alias L (21), SDP alias S (24), YL alias A (19), MM alias M (24), AT alias A (40) dan FD (20). BYFB alias B (17) yang ditahan pada hari Senin (21/7).

Baca Juga :  Kapolri Hadiri Kompolnas Award: Polri Tak Antikritik, Komitmen Terus Perbaiki Diri

Selanjutnya, personel kembali melakukan pengembangan dan kembali menetapkan tersangka serta menahan Lk. M (17) pada hari Selasa (22/7) dan Lk. A alias G (27) pada Kamis (24/7). Serta Pr. EB yang ditahan pada Hari Sabtu (26/7).

Dan terakhir personel Satreskrim kembali mengamankan satu pelaku yakni Lk.BK alias B (15), pelaku Lk. BK alias B diantar oleh Kakaknya ke Kantor pada hari Sabtu (26/7) malam. Ungkap orang nomor satu di Satuan Reskrim tersebut.

Ditambahkan, “Dari hasil pemeriksaan serta gelar perkara, pada hari Senin tanggal 28 Juli 2025 lk. BK alias B ditetapkan sebagi tersangka. Lk. BK alias B memukul korban Lk. L menggunakan batu.” Kata Akp Arsyad.

Kini Lk. BK alias B, Lk. M dan Lk. B diamankan di ruang Pemeriksaan Satreskrim Polres Morowali Utara karena ketiga masih dibawah umur, maka tidak dilakukan penahanan.

Baca Juga :  Jumat Curhat Kapolres Pidie Jaya: Tegaskan Tertib Lalin dan Penertiban Ternak Jelang MTQ

Dari hasil pengembangan juga dari keterangan Korban Lk.Y dan konfirmasi ke tsk Lk.YD alias L., dalam pemeriksaan tambahan Lk.L mengakui menggunakan parang jenis samurai untuk membacok pundak kanan belakang Lk.Y.

Setelah digunakan,parang/samurai tersebut di simpan di rumahnya di Desa Mohoni Kecamatan Petasia Timur yang telah dibakar massa.

“Kemudian hari ini Selasa 29 Juli 2025 sekitar Jam 10.00 Wita,KBO Reskrim memimpin anggota ke rumah Lk.L dan menemukan Barang Bukti sebilah parang/samurai sepanjang 67 Cm di antara puing-puing rumah Lk.L yang sudah terbakar yang diduga kuat digunakan saat menganiaya Lk.Y,” terangnya.

“Seluruh tersangka kenakan Pasal 170 ayat (1), Subsidair Pasal 351 ayat (2) Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama 5 tahun penjara,” tegas Kasat.*

Reporter : Yudha

Berita Terkait

“Asas Due Process of Law Diuji dalam Kasus Muslimin, Tuntutan Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Jadi Sorotan”
Kasus Karyawan Jadi Tersangka Penipuan: Polsek Banyumanik Dituduh Tak Paham Konteks Hukum
Alasan Tak Masuk Akal! Unit 3 Satreskrim Polres Pemalang Klaim Tak Tahu Alamat Kuasa Hukum Saat Terbitkan SP3”
Kapolres Aceh Tamiang Ikut Dampingi Bupati Armia Fahmi Serah Bantuan dari Presiden
Polisi, Dishub, dan Warga Kompak Dorong Angkot Mogok di Ciruas, Wujud Nyata Pelayanan Humanis
Polres Aceh Tamiang Terus Efektif Bersihkan Fadum dan Tempat Ibadah Pasca Banjir Bandang Akhir 2025 Lalu
Bupati Armia Fahmi Salurkan Bantuan Lebaran dari Presiden ke Huntara, Kapolres Aceh Tamiang Turut Dampingi
Saat Monitoring Pos Pam dan Pos Yan Ops KS 2026, Kapolres AKBP Muliadi Pastikan Ini
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:50 WIB

“Asas Due Process of Law Diuji dalam Kasus Muslimin, Tuntutan Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Jadi Sorotan”

Jumat, 10 April 2026 - 21:40 WIB

Kasus Karyawan Jadi Tersangka Penipuan: Polsek Banyumanik Dituduh Tak Paham Konteks Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 09:38 WIB

Alasan Tak Masuk Akal! Unit 3 Satreskrim Polres Pemalang Klaim Tak Tahu Alamat Kuasa Hukum Saat Terbitkan SP3”

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:06 WIB

Kapolres Aceh Tamiang Ikut Dampingi Bupati Armia Fahmi Serah Bantuan dari Presiden

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:56 WIB

Polisi, Dishub, dan Warga Kompak Dorong Angkot Mogok di Ciruas, Wujud Nyata Pelayanan Humanis

Berita Terbaru