Antrean Padat di SPBU Towua Palu, Pasokan Pertalite Disebut Hanya Separuh dari Pengajuan

- Redaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu, Sulteng – suaramasyarakat.com // Antrean kendaraan terlihat padat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Towua, Kota Palu, pada malam hari. Kondisi tersebut terpantau oleh media ini saat melakukan pemantauan langsung pada Jumat (16 Oktober 2026).

Padatnya antrean kendaraan menjadi perhatian di tengah tingginya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertalite, di Kota Palu.

Kondisi ini juga memunculkan pertanyaan mengenai kecukupan pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Saat ditemui di lokasi, salah satu operator SPBU membenarkan adanya antrean panjang kendaraan. Ia menyebut tingginya kebutuhan masyarakat terhadap Pertalite belum diimbangi dengan pasokan yang diterima SPBU.

Baca Juga :  Distribusi BBM dan Elpiji Jadi Sorotan, Kanit Tipiter Polres Luwu Sebut Satgas Rutin Turun Lapangan

“Penyebabnya karena kebutuhan minyak di Kota Palu tinggi, terutama Pertalite,” ujarnya kepada media ini.

Menurut operator tersebut, jumlah pasokan yang diterima belum sesuai dengan pengajuan kebutuhan pihak SPBU.

Ia mengungkapkan bahwa pengajuan pasokan mencapai 48 kiloliter (KL), sedangkan jumlah yang diterima hanya sekitar 24 KL.

“Keinginan kami 48 KL, tetapi yang diberikan sekitar 24 KL,” ucapnya.

Ia berharap jumlah pasokan BBM dapat dievaluasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Menurutnya, perbedaan antara jumlah yang diajukan dan yang diterima menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Baca Juga :  Kapolsek Dampal Utara Sebut Kamtibmas Kondusif, Antrean Elpiji Jadi Perhatian

“Ini yang terjadi, pemangkasan setengah dari usulan kami,” ungkapnya.

Pihak SPBU berharap Pertamina melalui depot penyalur dapat meninjau kembali kebutuhan pasokan Pertalite untuk SPBU Towua.

Penyesuaian pasokan diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran pelayanan kepada konsumen sekaligus mengurangi kepadatan antrean kendaraan.

Sementara itu, penjelasan dari pihak Pertamina masih diperlukan untuk mengetahui penyebab perbedaan antara jumlah pasokan yang diajukan dan yang diterima.

Konfirmasi tersebut juga penting untuk memperoleh kejelasan mengenai mekanisme penyaluran BBM serta langkah yang dapat dilakukan guna menjaga ketersediaan Pertalite bagi masyarakat Kota Palu.*

Yuda

Berita Terkait

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas
Lapas Leok Maksimalkan Pembinaan Keagamaan dan Keterampilan Warga Binaan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek

Berita Terbaru