Ground Breaking Pabrik Pengolahan Kelapa Menjadi Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Banyuasin, Sumatera Selatan – Hari ini, PT Green Power Palembang (GPP) melakukan acara Ground Breaking pabrik CCO (Crude Coconut Oil) untuk bahan baku bioavtur di Desa Muara Sungsang, Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Acara ini dihadiri oleh Bapak Gubernur Sumatera Selatan, Bapak Bupati Banyuasin, serta perwakilan dari Kementerian Perekonomian, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, dan lembaga terkait lainnya.

 

IJBNet merupakan inisiator kerjasama bisnis penyediaan bahan baku Bioavtur, yang akhirnya investasi ini bisa terealisasi setelah melakukan feasibility study dan persiapan sejak tahun 2021. Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Banyuasin, proyek ini dapat terlaksana dengan lancar. Pabrik ini merupakan hasil kerja sama antara Green Power Development Jepang (GPDJ), PT Amin sebagai mitra lokal dan PT ABE Indonesia yang berkedudukan di Jakarta.

Baca Juga :  Koperasi Bukan Pelengkap, Tapi Fondasi: Pandangan Herdiansyah Soal Visi Budi Arie

 

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melakukan Ground Breaking pabrik CCO dari kelapa non-standar. Ini adalah pabrik CCO untuk bahan baku bioavtur yang pertama di dunia. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari semua pihak, terutama Bapak Gubernur Sumatera Selatan, Bapak Bupati Banyuasin, Kemenko Perekonomian, Kemenperin, Bappenas, BKPM dan lainnya,” kata Suyoto, Ketua Umum IJBNet.

 

Dibangun di lahan seluas 3 hektar dengan area pabrik seluas 9,500 m2 yang ditargetkan mulai beroperasi pada bulan April 2027, pabrik ini akan menyerap tenaga kerja lebih dari 500 orang tenaga kerja. Fasilitas pabrik sendiri akan memproduksi 30.000 ton (100 ton perhari) CCO bahan baku bio avtur per tahun dan memiliki nilai investasi untuk tahap awal sebesar Rp310 milliar.

Baca Juga :  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

 

Proyek ini juga akan diharapkan selain menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, juga meningkatkan perekonomian langsung dan juga menumbuhkan Efek ekonomi lain yang terjadi karena di kawasan pabrik ini diperkiranan akan tumbuh industri lain yang bukan hanya pengelolaan CCO saja tapi turunan kelapa lain yang bernilai tambah ekonomi lainnya.

 

Sampai tahap Ground Breaking ini merupakan salah satu bukti nyata bawa program-program IJBNet dengan kesoliditasan pengurus, kerjasama semua pihak dapat berjalan dengan baik dan sesuai target

Berita Terkait

Hidden Gem di Bumijawa, ALASKA Tawarkan Sensasi Nongkrong di Tengah Hutan Kopi
Grand Opening Tinker Fasion Dimeriahkan dengan Acara Bukber
Koperasi Bukan Pelengkap, Tapi Fondasi: Pandangan Herdiansyah Soal Visi Budi Arie
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:10 WIB

Hidden Gem di Bumijawa, ALASKA Tawarkan Sensasi Nongkrong di Tengah Hutan Kopi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:27 WIB

Grand Opening Tinker Fasion Dimeriahkan dengan Acara Bukber

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:45 WIB

Ground Breaking Pabrik Pengolahan Kelapa Menjadi Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:48 WIB

Koperasi Bukan Pelengkap, Tapi Fondasi: Pandangan Herdiansyah Soal Visi Budi Arie

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10 WIB

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Berita Terbaru