Bener Meriah, Aceh – SuaraMasyarakat.com // Akibat curah hujan tinggi selama ini akibatkan terjadinya longsor, jalan utama Desa Pantan Kemuning Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh amblas.
Informasi terhimpun awak media, peristiwa tersebut terjadi beberapa hari lalu mengakibatkan terputusnya akses lalulintas masyarakat dalam beraktivitas baik bidang ekonomi maupun akses pendidikan di Desa Pantan Kemuning tersebut.
Keterangan sumber masyarakat Desa Pantan Kemuning menjelaskan, akibat terjadinya longsor lebih separuh badan jalan utama keluar masuk Desa Pantan Kemuning amblas, tak bisa dilewati kendaraan roda empat atau lebih, “Untuk dilintasi kendaraan roda dua pun sangat rawan kondisinya,” ujar sumber tersebut, Jum’at, 21 November 2025.
Lanjut sumber warga setempat, tim dari pemerintah daerah sudah turun meninjau lokasi jalan amblas akibat longsor di Desa Pantan Kemuning Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh itu guna mengetahui kondisinya.
Namun belum juga ada tindak lanjut guna penanganan secara intensif atau darurat untuk akses kepentingan masyarakat, baik aktivitas ekonomi, pendidikan, serta aktivitas rutin sehari-hari.
Reje Kampung (Kepala Desa) Pantan Kemuning, Fikri, dikonfirmasi pihak media ini, Senin (24/11/25) membenarkan telah terjadinya longsor pada badan jalan induk desa dipimpinnya seminggu lalu, “Pihak dari instansi pemerintah benar telah turun melakukan peninjauan ke lokasi beberapa hari lalu,” ujarnya.
Sambung Reje Kampung Pantan Kemuning, pihak dari instansi pemerintah tersebut juga tidak memberikan kepastian kapan akan ditangani untuk perbaikan terhadap imbas bencana longsor tersebut.
“Pihak instansi pemerintah mengatakan akan melaporkan terlebih dahulu ke atasan apa yang diperoleh dari hasil peninjauan dan survei mereka terhadap badan jalan yang amblas tersebut,” jelas Reje Kampung Pantan Kemuning.
Kata Reje Kampung Pantan Kemuning, pihaknya bersama masyarakat telah melaksanakan gotong-royong pada hari Sabtu, 22 November 2025 guna penanggulangan untuk perbaikan darurat untuk kepentingan akses masyarakat.
“Dari hasil gotong-royong masyarakat, Alhamdulillah kondisi jalan tersebut sementara sudah bisa dilalui secara darurat untuk kendaraan roda dua dan roda empat, untuk kendaraan roda enam belum bisa, kondisi itu pun sangat darurat sifatnya,” ungkap Reje Fikri.
Ia menambahkan, “Harapan kami kepada pihak pemerintah baik tingkat kabupaten hingga pemerintah pusat agar sesegera mungkin untuk dilakukan penanganan secara baik agar tidak beresiko membahayakan bagi masyarakat yang melintas, serta untuk kepentingan ekonomi masyarakat serta pendidikan dikawasan Desa Pantan Kemuning,” harap Reje Kampung, Pak Fikri.*
Reporter : SiGe






