SIMPANAN HARI RAYA TAK KUNJUNG CAIR, NASABAH BMT MINTA PENDAMPINGAN LBH ADHYAKSA

- Redaksi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

PEKALONGAN.-suaramasyarakat.com.//Lagi, permasalahan koperasi berlabel BMT terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan. Tak tanggung-tanggung, kali ini ratusan nasabah di wilayah kecamatan Kesesi menjadi korbannya, dengan dugaan kerugian mencapai 1,2 milyar rupiah.

 

Jumat malam, belasan perwakilan nasabah BMT tersebut mendatangi kantor LBH Adhyaksa kota Pekalongan, untuk meminta pendampingan.

 

Salah satu nasabah, Yuli (32 tahun) mengungkapkan, ada sekitar 117 orang nasabah yang mengikuti program simpanan idul fitri, atau Safitri.

 

“Perminggu kita membayar iuran, ada yang 50 ribu, ada juga yang 100 ribu. Dari nasabah juga ada yang punya anggota, sehingga total kerugian kami di simpanan Safitri mencapai 653 juta rupiah”, paparnya.

Baca Juga :  Pemprov Sum-sel Dan PEMKOT kota jangan Tidur.

 

Yuli menyebutkan, seharusnya tabungan Safitri tersebut dicairkan sebelum lebaran bulan Februari 2025 kemarin. Namun kenyataannya, hingga kantor BMT tersebut tutup, hak para nasabah tak kunjung dicairkan.

 

“Awalnya mereka (manajemen BMT-red) meminta waktu 1 bulan, untuk mencairkan simpanan kami. Kemudian, setelah kami demo, mereka meminta waktu kembali 3 bulan, hingga batas waktu tanggal 21 Juli kemarin, tidak ada tanda itikad baik dari mereka”, imbuhnya.

 

Para nasabah berharap, dengan adanya pendampingan dari LBH Adhyaksa, pengurus BMT bisa bertanggung jawab atas tabungan para nasabah.

Baca Juga :  Alumni 87 SMAN 1 Sindang Indramayu Reuni Ke-38 tahun, Mengukir Kenangan Membangun Masa Depan

 

“Kami meminta tolong LBH, agar uang kami cair. Kami serahkan ke LBH terkait langkahnya, baik upaya negoisasi maupun secara hukum”, pungkasnya.

 

Didik Pramono selalu ketua LBH Adhyaksa menyebutkan, pihaknya akan segera bergerak membantu para nasabah, setelah mendapat surat kuasa.

 

“Nanti kami akan segera berkirim surat ke dinas koperasi, Bupati, Polres dan Kesbangpolinmas. Jika diperlukan, kami akan melakukan aksi dengan menghadirkan seluruh nasabah beserta keluarganya”, ucapnya singkat. Kepada (Trie Tanpa Kucir) wartawan SCTV

Berita Terkait

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan
Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi
Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan
Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru