Bener Meriah, Aceh – SuaraMasyarakat.com // Akses jalan lintas Jalur alternatif Wih Porak di Desa atau Kampung Wih Porak, Kecamatan Pintu Rime Gayo (PRG) Kabupaten Bener Meriah, Aceh, kembali lumpuh total sejak Minggu malam (05/04/26).
Hujan deras mengguyur wilayah Bener Meriah membuat badan jalan rusak dan tertutup material batu yang terbawa arus sungai diwilayah tersebut.
Dampak dari peristiwa tersebut, kini akses vital penghubung Bireuen–Takengon itu kembali tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bahkan, kondisi jalan saat ini masih tergenang air, pantauan media dan keterangan masyarakat menyebutkan bahwa kondisi itu semakin memperparah situasi di lapangan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Bener Meriah, Safriadi, mengatakan jalur tersebut untuk sementara ditutup total karena tidak memungkinkan dilintasi.
“Jalan belum bisa digunakan karena alat berat sedang kita kerahkan ke lokasi untuk penanganan,” ujar Safriadi.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas dan memilih jalur KKA Aceh Utara–Bener Meriah sebagai alternatif, dengan tetap berhati-hati mengingat cuaca masih berpotensi hujan.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Bener Meriah, AKP Syafaruddin, menegaskan material batu yang menutup badan jalan cukup tebal dan tidak bisa dibersihkan secara manual.
“Hujan deras menyebabkan material dari sungai naik ke badan jalan. Saat ini kendaraan tidak bisa lewat sama sekali,” tegas AKP Syafaruddin.
Pembersihan kini menunggu alat berat diinformasikan sedang bergerak dari arah Bireuen. Petugas berharap penanganan dapat segera rampung agar akses kembali normal.
“Kita upayakan secepatnya. Masyarakat diminta bersabar sampai kondisi kembali aman untuk dilalui,” pungkasnya.*
Reporter : SiGe
