Pos Polisi Bunta Optimis Cegah Karhutla di Kecamatan Simpang Raya

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banggai, Sulteng — suaramasyarakat.com // Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Bunta, khususnya di wilayah Kecamatan Simpang Raya.

Kepala Pos (Kapos) Simpang Raya saat ditemui media ini di Mapolsek Bunta, Selasa, 6 Oktober 2026, mengatakan pihaknya terus melakukan kesiapsiagaan dengan menempatkan personel serta melaksanakan patroli di wilayah yang dianggap rawan terjadi karhutla.

“Untuk karhutla, kami siagakan di wilayah Simpang Raya dan personel sering melakukan patroli di daerah itu,” ujarnya kepada media ini.

Ia menjelaskan, langkah pencegahan dilakukan sebelum terjadi kebakaran, sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir sejak dini.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Curhat Sekolah SDN 3 Tengengwetan

“Sebelum terjadinya karhutla, kami sudah melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Selain persoalan karhutla, ia juga menyoroti wilayah hukum Polsek Bunta yang saat ini masih membawahi dua kecamatan. Menurutnya, Kecamatan Simpang Raya sudah seharusnya memiliki Polsek sendiri mengingat wilayah tersebut telah lama berdiri dan terus berkembang.

“Untuk Polsek Bunta membawahi dua kecamatan, seharusnya sudah harus lepas satu. Karena Kecamatan Simpang Raya bersamaan dengan Kecamatan Nohon beserta dua kecamatan lainnya,” ucapnya.

Menurutnya, usulan pembentukan Polsek di Kecamatan Simpang Raya sudah beberapa kali disampaikan kepada pihak terkait. Namun hingga saat ini, realisasi pembentukan Polsek tersebut belum terwujud.

Baca Juga :  Wakapolresta Barelang Pimpin Konferensi Pers Penindakan 267 Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi di Wilayah Hukum Polresta Barelang

“Sudah sering itu diusulkan, apalagi kecamatan ini sudah lama berdiri. Namun realisasinya untuk jadi Polsek belum ada,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dari sisi lahan, lokasi yang dipersiapkan untuk kebutuhan tersebut juga telah memiliki sertifikat sejak lama.

Di sisi lain, ia berharap masyarakat turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla dengan menjaga hutan dan lahan di wilayah Simpang Raya.

“Harapannya agar masyarakat bisa menjaga hutan dan lahannya dari kebakaran di Simpang Raya,” pungkasnya.*

Yuda

Berita Terkait

Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan
Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas
Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026
Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Edukasi Pelajar
Kapolres Aceh Timur Pimpin Strong Point, Perkuat Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Kebakaran Lahan di Lalulalang, Warga dan Polisi Lakukan Penanganan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara

Berita Terbaru