Polsek Lemposio Sepi, Warga Keluhkan Tingginya Lakalantas di Jalur Trans Sulawesi

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, Sulteng — suaramasyarakat.com // Kantor Polsek Lemposio terpantau dalam kondisi sepi saat didatangi media ini, Sabtu (22 Agustus 2026). Dalam pantauan tersebut, hanya terlihat satu anggota yang sedang bertugas di kantor.

Saat media ini mempertanyakan keberadaan Kapolsek Lemposio, IPTU Moh. Fathun Latowale, diketahui yang bersangkutan belum berada di tempat dan masih berada di Kota Tolitoli.

Anggota yang ditemui media ini mengatakan, sehari sebelumnya Polsek Lemposio mendapat kunjungan dari Kapolres Tolitoli, AKBP Raden Real Mahendra, S.H., S.I.K.
Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari rapat kerja (raker) Kapolres bersama jajaran Polsek Lemposio.

Baca Juga :  Kawal Penyampaian Aspirasi Serikat Petani, Polres Aceh Timur Berikan Pelayanan Humanis

“Dalam kunjungan itu dalam bentuk raker ke Polsek Lemposio,” ujarnya kepada media ini.

Di tempat terpisah, sejumlah masyarakat menyampaikan keluhan terkait tingginya angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah tersebut.

Kondisi ini dinilai tidak terlepas dari posisi Lemposio yang berada di jalur lintas Sulawesi, yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.

Masyarakat juga menilai kondisi sejumlah ruas jalan yang belum diaspal turut menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

“Akibat kondisi jalan yang masih belum diaspal, sehingga ini juga mempengaruhi jumlah lakalantas yang tinggi,” ungkap salah seorang warga.

Karena itu, masyarakat berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah dan aparat penegak hukum, khususnya dalam meningkatkan pengawasan serta patroli di sepanjang jalur tersebut.

Baca Juga :  Gencar Sosialisasi Bullying ke Sekolah, Polsek Darul Aman Pesan Ini

Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah pembentukan atau penempatan pos lalu lintas di wilayah Lemposio.

Keberadaan pos tersebut dinilai dapat memperkuat patroli, meningkatkan pengawasan terhadap pengguna jalan, sekaligus menjadi langkah pencegahan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Masyarakat berharap aspirasi tersebut dapat diteruskan kepada pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Tolitoli, sehingga persoalan keselamatan pengguna jalan di wilayah Lemposio dapat mendapat perhatian dan penanganan yang lebih serius.*

Yuda

Berita Terkait

Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan
Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas
Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026
Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Edukasi Pelajar
Kapolres Aceh Timur Pimpin Strong Point, Perkuat Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Kebakaran Lahan di Lalulalang, Warga dan Polisi Lakukan Penanganan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Edukasi Pelajar

Berita Terbaru