Parimo, Sulteng – suaramasyarakat.com // Persoalan pengairan yang kerap terjadi di area persawahan wilayah Kota Raya menjadi perhatian media ini. Untuk mengetahui kondisi tersebut, media ini mendatangi langsung pengamat irigasi di Kota Raya, Senin, 2 November 2026.
Saat dikonfirmasi, pengamat irigasi menjelaskan bahwa hingga tahun ini belum tersedia anggaran pemeliharaan untuk jaringan irigasi di wilayah tersebut.
“Untuk anggaran pemeliharaan irigasi tahun ini belum ada. Namun, sebelumnya pihak Balai Sungai sudah turun langsung melihat kondisi di wilayah persawahan,” ujarnya kepada media ini.
Ia menambahkan, kondisi pertanian tahun ini juga dihadapkan dengan musim kemarau yang berdampak pada kebutuhan pengairan lahan persawahan. Sementara itu, penanganan lebih lanjut terkait kondisi jaringan irigasi berada dalam kewenangan pihak Balai Sungai.
“Sudah dilakukan survei oleh pihak Balai Sungai. Untuk bagaimana tindak lanjut dan program ke depannya, kita masih menunggu hasil dari survei tersebut,” ungkapnya.
Di akhir pertemuan, ia berharap agar persoalan irigasi di wilayah persawahan Kota Raya dapat segera memperoleh perhatian dan penanganan, sehingga sistem pengairan bisa kembali berjalan normal.
Dengan demikian, kebutuhan air bagi para petani, khususnya selama musim kemarau, dapat terpenuhi. Kondisi pengairan yang baik juga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kekeringan serta kebakaran lahan dan kebun yang terjadi pada musim kemarau tahun ini.*
Yuda






