Pasca Aksi Massa oleh AMMB di Gedung DPRK Bener Meriah, Bupati Tagore Angkat Bicara

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Metiah, Aceh – SuaraMasyarakat.com // Pasca aksi massa dipelopori Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Bergerak (AMMB) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah, akhirnya Bupati Ir. Tagore Abubakar angkat bicara.

Menanggapi aksi unjuk rasa damai, Bupati Bener Meriah, Ir. Tagore Abubakar, menegaskan bahwa dirinya tidak anti terhadap kritik.

Bahkan, ia menganggap mahasiswa dan masyarakat sebagai pihak yang berperan penting dalam mengontrol jalannya roda pemerintahan.

Namun demikian, ungkap Tagore, ia mengingatkan agar kritik yang disampaikan tidak berubah menjadi fitnah, terlebih di bulan Ramadhan.

“Saya setuju dan sepakat mahasiswa dan masyarakat menjadi controller bagi pemerintah, tetapi jangan sampai menyebar fitnah di bulan Ramadhan,” ujar Bupati Bener Meriah, Ir. Tagore Abubakar, Kamis (05/03/26).

Baca Juga :  Anggota Koramil 0620-02/Tengahtani Hadiri Musran dan Pelantikan Majelis Pembimbing Ranting

Tagore juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut secara menyeluruh semua tudingan disampaikan dalam aksi tersebut, sehingga tidak terjadi penghakiman sepihak.

“Kita minta APH mengusut tuntas semua tuntutan mereka. Jangan hanya berani menuding satu pihak, tapi harus dibuktikan secara transparan dan norma hukum,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Tagore turut menyinggung adanya dugaan oknum wartawan disebut meminta uang belasan juta rupiah (esmenenten-red) kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian.

Menurutnya, praktik tersebut telah dihentikan. “Saya tidak suka dengan cara-cara seperti itu. Ada oknum wartawan meminta uang belasan juta rupiah kepada Plt Kepala Dinas Pertanian, dan Alhamdulillah sudah saya hentikan,” ungkapnya tanpa merinci oknum mana saja.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-80 RI, Kodam IV/Diponegoro Gelar Lomba Antar Satuan

Tagore bahkan menduga, sikap tegasnya menghentikan praktik tersebut bisa saja berkaitan dengan munculnya aksi demonstrasi itu.

“Bisa saja karena dugaan saya menghentikan hal tersebut, kemudian muncul demo ini,” imbuhnya memprediksi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa semua persoalan sebaiknya dibuka secara terang melalui proses hukum agar tidak menimbulkan opini liar di tengah masyarakat, pungkas bupati.

Hingga berita ini dilansir, INFORakyat.co belum mendapat keterangan akurat tentang oknum minta esmenenten kepada pejabat seputar Bantuan Daging Meugang korban terdampak bencana banjir di Bener Meriah.*

Reporter : SiGe

Berita Terkait

Pemuda MA Diduga Meninggal Tidak Wajar, Ketua LPSA Aceh Timur Minta Ditangani Objektif
Wabup Aceh Tamiang Buka Konferensi PGRI ke-23 dan Sampaikan Ini
Ketua Fadlon Ungkap Catatan dan Kesan Selama Retret Nasional Bersama Para Ketua DPRD se-Indonesia
163 KK Warga Lubuk Sidup Terima Huntara Diserahkan Wabup Aceh Tamiang
Pemkab Aceh Tamiang Dapat 50 Ribu Mushaf Al-Qur’an dari MBA Diterima Plt. Sekda
Bupati Aceh Utara Normalisasi Saluran Air Sawah Pasca Banjir, Masyarakat Ucap Terimakasih
HUT ke 24 Aceh Tamiang Dirangkai dengan Gelar Dzikir Akbar ASN
Bupati Armia Fahmi: Jangan Ada Lagi Rumah Warga Korban Bencana Luput Dari Pendataan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:34 WIB

Pemuda MA Diduga Meninggal Tidak Wajar, Ketua LPSA Aceh Timur Minta Ditangani Objektif

Minggu, 26 April 2026 - 12:13 WIB

Wabup Aceh Tamiang Buka Konferensi PGRI ke-23 dan Sampaikan Ini

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Ketua Fadlon Ungkap Catatan dan Kesan Selama Retret Nasional Bersama Para Ketua DPRD se-Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 00:54 WIB

163 KK Warga Lubuk Sidup Terima Huntara Diserahkan Wabup Aceh Tamiang

Sabtu, 18 April 2026 - 00:22 WIB

Pemkab Aceh Tamiang Dapat 50 Ribu Mushaf Al-Qur’an dari MBA Diterima Plt. Sekda

Berita Terbaru