.
Batang.-suaramasyarakat.com.// Kondisi rumah yang tidak layak huni pasangan suami istri ini bertahun-tahun, belum ada perhatian khusus, terlihat pada bagian depan atap rumah yang mau roboh, bagian samping yang sudah roboh dan di tahan dengan bambu, atap belakang hingga tengah rumah yang sudah berlubang, miring dan bocor, sehingga saat hujan air masuk ke kamar dan mereka harus berselimutkan dengan plastik.
.
Rumah milik bapak Andori, usia 79 tahun, dan Ibu Taryana, usia 75 tahun, alamat dukuh kebunan, RT 05/02, desa Wonokerto, kec.Bandar, kab.Batang, sampai saat ini belum ada perhatian, berulang kali sempat di foto tetapi sudah 4 tahun berjalan sejak rumah roboh dan miring, belum ada tindakan dan penanganan.
.
Pemilik rumah bapak Andori (79) sudah tidak bisa bekerja, karena sakit tidak bisa melihat, hanya bisa berbaring di tempat tidurnya, dan ibu Taryana (75) hanya bekerja mencari daun cengkih dengan pendapatan seharinya hanya 5000 rupiah.
.
“Saya takut saat musim hujan jika rumah ini roboh, sedangkan suami saya sakit dan tidak bisa melihat” terang ibu Taryana (75) saat ditemui, makan seharinya saja masih di bawakan oleh tetangga, karena penghasilan saya cuma 5000 tiap harinya.






