Korban Amukan Gajah Liar, Seorang Petani Pantanlah Meninggal Dunia

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah – SuaraMasyarakat.com // Diduga Akibat diamuk kawanan gajah liar pada Sabtu (21/02/26), seorang petani dari Desa atau Kampung Pantanlah Kecamatan Pintu Rime Gayo (PRG), Kabupaten Bener Meriah, Aceh bernama Mussahar (53) dilaporkan meninggal dunia (MD).

Peristiwa naas menimpa petani Mussahar di Dusun Ayu Ara wilayah Genangan, lokasi kebun milik korban diketahui didatangi Teungku Besar, sebutan istilah untuk Gajah oleh masyarakat pada sekira pukul. 06.30 wib.

Korban diketahui mengalami luka serius setelah menjadi sasaran amukan kawanan gajah liar terkena injakan dibagian perutnya.

Setelah menjadi korban serangan kawanan Gajah Liar, Mussahar sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan pertolongan, namun akhirnya nyawa nya tak tertolong lagi.

Kapolsek Pintu Rime Gayo, AKP Suci, S.H., menyampaikan, bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu (21/2/2026) pagi di Dusun Ayu Ara, wilayah Genengan.

“Korban atas nama Mussahar (53), warga Kampung Pantanlah. Ia mengalami luka injakan di bagian perut akibat amukan gajah liar,” kata AKP Suci.

Sambung Kapolsek, peristiwa bermula sekitar pukul 06:30 WIB. Saat itu Mussahar pergi ke kebunnya. Setibanya di lokasi, ia melihat seekor kawanan gajah liar masuk ke area kebun.

Baca Juga :  Lansia Tewas Terbakar Di Dalam Kamar 

“Korban kemudian mencoba mengusir gajah tersebut seorang diri karena mengira hanya ada satu ekor. Namun ternyata di lokasi terdapat lebih dari satu ekor gajah,” ungkap Kapolsek PRG.

Lanjut Kapolsek, diduga kawanan gajah berjumlah sekitar 3 (tiga) ekor, korban berusaha menghalau Teungku Rayeuk tersebut, ternyata malahan kawanan gajah mengejar. Korban sempat melarikan diri, namun akhirnya terjatuh dan diinjak.

“Warga yang mengetahui kejadian itu langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit BMC Bireuen. Namun sekitar pukul 10:00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia,” jelas AKP Suci, S.H.

Menanggapi peristiwa tersebut, Polsek Pintu Rime Gayo telah mengumpulkan bahan keterangan dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Bener Meriah.

Polisi menyebut bahwa hal ini perlu adanya koordinasi lintas instansi untuk penanganan kawanan gajah liar yang masuk ke perkebunan warga, agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, anak korban bernama Muji, kepada media menceritakan bahwa, ayah bersama ibu nya awalnya dari rumah pergi ke kebun untuk memanen jagung dan sudah sekitar 3 (tiga) hari berada di kebun.

Baca Juga :  Kebakaran Rumah dan Kandang Sapi di Juwangi, Kerugian Capai Rp100 Juta

”Ayah dan ibu saya sudah beberapa hari dikebun memanen jagung, mereka menginap disana apalagi ini sudah bulan puasa,” kata Muji kepada media melalui via telepon dilansir dari konfirmasi Nanggroe media.

Ia menceritakan, pada saat kejadian ibu nya berada di rumah kebun sedang mencuci piring dan ayah nya ke lahan jagung, namun tidak kunjung pulang.

”Waktu ibu saya mencuci piring ayah saya tidak kunjung pulang juga. Nah, karena kepikiran ibu saya pergi jemput ayah ke lahan,” lanjut Muji.

“Sesampainya di lahan jagung itu, ibu saya melihat ayah saya sudah terkapar dengan kondisi cukup parah (bagian tangan patah dan luka-luka). Sontak ibu saya mencari pertolongan,” ujar Muji.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Kampung halamannya yaitu di Kutacane dan kini telah disemayamkan.*

Reporter : SiGe

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Kebakaran Rumah dan Kandang Sapi di Juwangi, Kerugian Capai Rp100 Juta
Lakalantas di Jalur Trans Sulawesi Pendolo, Kronologi dan Kondisi Korban Masih Jadi Pertanyaan
Komplek Pasar Jagong Didugs Terbakar Parah, Puluhan Rumah Hangus
Polsek Lamala ke TKP Seorang Pencari Ikan Ditemukan Tewas di Pantai Binotik
Si Jago Merah Hanguskan 9 Rumah Semi Permanen di Sidoarjo-Tolitoli
Cegah Ancaman Terorisme dan Radikalisme di PT. PLN UP3 Luwuk, Polres Banggai Berikan Sosialisasi
Polisi Tangani Tabrakan Fino dan Genio di Bunta Banggai, 3 Perempuan Terluka
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Kebakaran Rumah dan Kandang Sapi di Juwangi, Kerugian Capai Rp100 Juta

Senin, 14 September 2026 - 13:31 WIB

Lakalantas di Jalur Trans Sulawesi Pendolo, Kronologi dan Kondisi Korban Masih Jadi Pertanyaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Komplek Pasar Jagong Didugs Terbakar Parah, Puluhan Rumah Hangus

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:10 WIB

Polsek Lamala ke TKP Seorang Pencari Ikan Ditemukan Tewas di Pantai Binotik

Berita Terbaru