Tolitoli, Sulteng — suaramasyarakat.com //Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Dampal Selatan disebut cukup tinggi. Namun, penyaluran BBM di APMS Pertamina Kampak masih mengikuti jadwal dan kuota yang telah ditentukan oleh pihak Pertamina.
Hal tersebut disampaikan penanggung jawab APMS Pertamina Kampak, Usman, saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp, Kamis (20/8/2026).
Dalam kunjungan media ini ke APMS yang berada di wilayah Basidondo tersebut, Usman belum dapat ditemui secara langsung.
Usman mengatakan, kebutuhan BBM masyarakat di wilayah tersebut memang cukup tinggi. Namun, pasokan yang diterima APMS sudah ditentukan berdasarkan jadwal dari Pertamina.
“Kebutuhan minyak memang sangat tinggi di daerah ini, hanya sudah terjadwal jatah yang ditentukan oleh Pertamina,” ujar Usman.
Menurutnya, pasokan yang diterima dalam satu bulan sebanyak tiga kali. Namun, jumlah tersebut dinilai masih terbatas jika dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat.
“Jatah satu bulan tiga kali, itu pun masih sangat terbatas. Tinggal dimaksimalkan sesuai kebutuhan masyarakat yang ada di sini,” katanya.
Usman menambahkan, pihak APMS tetap melayani masyarakat yang memiliki rekomendasi dari pemerintah.
Ia menyebut, sejauh ini tidak terdapat permasalahan dalam proses penyaluran BBM kepada masyarakat.
“BBM kami tidak butuh lama, hanya sampai jam 12 siang dan menunggu besok. Kemarin saja belum ada minyak, nanti tunggu lagi,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pengiriman BBM dari depot Pertamina sejauh ini tidak mengalami kendala. Meski demikian, pihak APMS berharap pasokan dapat ditambah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara lebih maksimal.
“Dari depot Pertamina, pengantaran tidak ada masalah. Kami hanya meminta bisa lebih dari itu, tetapi sudah terbatas. Semuanya tetap bisa dimaksimalkan,” jelas Usman.
Kondisi tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan BBM masyarakat di wilayah Dampal Selatan, sementara pasokan yang diterima APMS masih bergantung pada kuota dan jadwal distribusi yang ditetapkan Pertamina.*
Yuda






