Kisah Inspiratif Pemuda dan Bapak-bapak di Palembang yang Belajar Mengaji Bersama*

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang.–suaramasyarakat.com.//

Di Lorong Lawang Kidul Darat, Kelurahan 5 Ilir Kuto Batu, Palembang, terdapat sebuah kegiatan belajar mengaji yang unik dan inspiratif. Sejumlah pemuda dan bapak-bapak berusia di atas 40 hingga 60 tahun berkumpul untuk belajar mengaji secara gratis di rumah Abah Ujang.

*Mereka yang Belajar Mengaji*

Banyak dari mereka yang memiliki latar belakang sebagai mantan anak nakal atau bajingan di mata masyarakat, bahkan ada yang merupakan mantan narapidana.
– *Motivasi*: Mereka ingin memperbaiki diri dan menjadi lebih baik dengan belajar mengaji, serta ingin menjadi contoh bagi kaum pemuda dan pemudi.
– *Kegiatan*: Mereka belajar mengaji dari awal, termasuk iQro dan turutan, dengan tujuan untuk mengulang dan memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an.

Baca Juga :  Jembatan Jambo Rambong - Babo di Dusun Bangun Sari Putus

Peran Abah Amir

“Guru Mengaji Abah Amir berperan sebagai guru mengaji yang membimbing mereka dalam proses belajar dengan pendekatan yang santai dan tidak memungut biaya.

“Abah Amir menggunakan pendekatan yang membuat mereka merasa nyaman dan tidak terbebani, sehingga mereka dapat belajar dengan baik.

Forum Cakar Sriwijaya Sum-Sel

Keanggotaan Mereka bergabung dalam Forum Cakar Sriwijaya Sum-Sel, yang memiliki majelis dan divisi/bidang yang diemban.

Tujuan mereka bergabung adalah untuk menjadi contoh bagi kaum pemuda dan pemudi, serta untuk menunjukkan bahwa mereka tidak ingin menjadi forum yang bikin resah masyarakat.

Baca Juga :  PT KMB yang Bergerak Dibidang Penyaluran TKI Diduga Tidak Bertanggung Jawab Atas Surat Pemberhentian Kerja Yang Dilayangkan Terhadap LS Ketika Berurusan Dengan Hukum

Kisah Inspiratif

Mereka telah mengalami perubahan besar dalam hidup mereka setelah bergabung dalam forum dan belajar mengaji, sehingga mereka merasa seperti saudara sendiri.

Mereka memiliki hubungan yang erat satu sama lain, meskipun tidak sedarah, dan dapat menjadi contoh bagi orang lain.

Kisah inspiratif ini menunjukkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik. Dengan belajar mengaji dan bergabung dalam forum yang positif, mereka dapat mengubah hidup mereka menjadi lebih baik dan menjadi contoh bagi orang lain.

SM/ Temu 

Penulis : Temu hidayat

Editor : Marthin

Berita Terkait

163 KK Warga Lubuk Sidup Terima Huntara Diserahkan Wabup Aceh Tamiang
Pemkab Aceh Tamiang Dapat 50 Ribu Mushaf Al-Qur’an dari MBA Diterima Plt. Sekda
Bupati Aceh Utara Normalisasi Saluran Air Sawah Pasca Banjir, Masyarakat Ucap Terimakasih
HUT ke 24 Aceh Tamiang Dirangkai dengan Gelar Dzikir Akbar ASN
Bupati Armia Fahmi: Jangan Ada Lagi Rumah Warga Korban Bencana Luput Dari Pendataan
Tinjau dan Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana, Ketua Fadlon Dampingi Bupati Armia Fahmi
Akses Jalur Lintas Bireuen – Takengon di Wih Porak PRG Kembali Lumpuh, Ini Sebabnya
Bupati Armia Fahmi Terima Kunjungan IDH dan Delegasi Belanda, Bahas Ini
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:54 WIB

163 KK Warga Lubuk Sidup Terima Huntara Diserahkan Wabup Aceh Tamiang

Sabtu, 18 April 2026 - 00:22 WIB

Pemkab Aceh Tamiang Dapat 50 Ribu Mushaf Al-Qur’an dari MBA Diterima Plt. Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 12:15 WIB

Bupati Aceh Utara Normalisasi Saluran Air Sawah Pasca Banjir, Masyarakat Ucap Terimakasih

Jumat, 10 April 2026 - 11:59 WIB

HUT ke 24 Aceh Tamiang Dirangkai dengan Gelar Dzikir Akbar ASN

Rabu, 8 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati Armia Fahmi: Jangan Ada Lagi Rumah Warga Korban Bencana Luput Dari Pendataan

Berita Terbaru