Kebakaran Melanda Rumah Warga di Kedungwuni Barat, Diduga Akibat Obat Nyamuk Bakar

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM.//Polres Pekalongan – Polda Jateng – Suasana tenang malam di Dukuh Paesan Tengah, Rt. 01 Rw. 06, Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak geger saat kobaran api melalap sebuah rumah warga pada Sabtu dini hari, 13 September 2025, sekitar pukul 01.00 wib.

 

Rumah milik Zaenal Abidin (66), hangus terbakar di bagian belakang. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh tetangganya, Imamah (65), yang terbangun karena mendengar suara mencurigakan dari arah rumah korban.

 

“Saya dengar suara ‘kretak-kretek’ seperti ada yang terbakar. Pas saya keluar, ternyata api sudah membesar di bagian belakang rumah Pak Zaenal,” ungkap Imamah.

Baca Juga :  Di Morowali Warga Sulsel Ditikam OTK, Iyang Niat Melerai Pertengkaran

 

Tak tinggal diam, Imamah segera membangunkan saudaranya, Sunaikah (60), untuk membantu menyelamatkan korban dan menghubungi warga sekitar. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian oleh Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan yang datang ke lokasi, dibantu Petugas Polsek dan warga setempat.

 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 10 juta. Bagian belakang rumah korban mengalami kerusakan cukup parah.

 

Menanggapi kejadian ini, Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H menyampaikan, bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah cepat di lapangan.

Baca Juga :  Polisi Olah TKP Bus Vs Truk Di Manyaran, 1 Orang Luka

 

“Begitu menerima laporan, anggota Polsek Kedungwuni langsung menuju lokasi, membantu proses pemadaman, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh obat nyamuk bakar yang ditinggal menyala saat korban tertidur,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Ipda Warsito mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama dari benda-benda kecil yang sering dianggap sepele seperti obat nyamuk bakar atau lilin.

 

“Kami mengingatkan warga untuk tidak meninggalkan api menyala tanpa pengawasan, apalagi saat malam hari. Keselamatan keluarga dan lingkungan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. (pawarta Lutfi)

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Kebakaran Rumah dan Kandang Sapi di Juwangi, Kerugian Capai Rp100 Juta
Lakalantas di Jalur Trans Sulawesi Pendolo, Kronologi dan Kondisi Korban Masih Jadi Pertanyaan
Komplek Pasar Jagong Didugs Terbakar Parah, Puluhan Rumah Hangus
Polsek Lamala ke TKP Seorang Pencari Ikan Ditemukan Tewas di Pantai Binotik
Si Jago Merah Hanguskan 9 Rumah Semi Permanen di Sidoarjo-Tolitoli
Cegah Ancaman Terorisme dan Radikalisme di PT. PLN UP3 Luwuk, Polres Banggai Berikan Sosialisasi
Polisi Tangani Tabrakan Fino dan Genio di Bunta Banggai, 3 Perempuan Terluka
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Kebakaran Rumah dan Kandang Sapi di Juwangi, Kerugian Capai Rp100 Juta

Senin, 14 September 2026 - 13:31 WIB

Lakalantas di Jalur Trans Sulawesi Pendolo, Kronologi dan Kondisi Korban Masih Jadi Pertanyaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Komplek Pasar Jagong Didugs Terbakar Parah, Puluhan Rumah Hangus

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:10 WIB

Polsek Lamala ke TKP Seorang Pencari Ikan Ditemukan Tewas di Pantai Binotik

Berita Terbaru