Parimo, Sulteng – suaramasyarakat.com // Peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Parigi Moutong (Parimo) menjadi perhatian serius. Pasalnya, penyalahgunaan dan peredaran barang terlarang tersebut disebut tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan, tetapi sudah merambah hingga ke pedesaan.
Hal tersebut disampaikan Kasat Resnarkoba Polres Parigi Moutong, IPTU Nicho Eliezer, S.Tr.K., M.Si., saat dikonfirmasi media ini, Jumat (6/11/2026).
Ia mengatakan, tingkat peredaran narkoba di wilayah Parigi Moutong tergolong tinggi. Menyikapi kondisi tersebut, pihaknya terus melakukan berbagai upaya pencegahan sekaligus pengungkapan kasus.
“Pencegahan dan pengungkapan sudah kami lakukan,” ujarnya kepada media ini.
Menurutnya, jumlah laporan polisi (LP) terkait kasus narkoba sepanjang tahun ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Bahkan, selama menjabat sebagai Kasat Resnarkoba di Polres Parigi Moutong, dirinya mengungkap salah satu kasus dengan barang bukti narkoba dalam jumlah besar.
“Pengungkapan saya terbesar per bal di sini, selama menjabat Kasat Narkoba di Parigi Moutong,” ungkapnya.
Selain melakukan penindakan, IPTU Nicho Eliezer menegaskan bahwa upaya pembinaan dan edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan. Sasaran kegiatan tersebut mulai dari kelompok usia dini hingga kalangan remaja yang dinilai perlu mendapatkan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Pembinaan narkoba sering kami lakukan, mulai dari tingkat dini sampai dengan remaja, agar mereka dapat memahami adaptasi dan pengaruh kuat narkoba,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui upaya pencegahan, pembinaan, dan penegakan hukum secara berkelanjutan, peredaran narkoba di Kabupaten Parigi Moutong dapat ditekan.
Sejalan dengan amanat Kapolri, pihaknya berharap para bandar besar narkoba di wilayah Parigi Moutong dapat diberantas sehingga daerah tersebut semakin bersih dari peredaran narkoba.*
Yuda






