Kasatpolairud Polres Aceh Timur: Operasi SAR Dihentikan, Tujuh Hari Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Idi Cut Belum Ditemukan

- Redaksi

Sabtu, 7 November 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – suaramasyarakat com // Tim gabungan resmi menghentikan operasi pencarian Abdul Mutalib, seorang pawang boat atau sampan yang dilaporkan hilang setelah kecelakaan laut di perairan Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur.

Hingga hari ketujuh pencarian, Rabu (04/11/2026), korban belum ditemukan.
Kasatpolairud Polres Aceh Timur AKP Ade Candra, S.H.,M.H. mengatakan, pencarian terakhir dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan memperluas area penyisiran hingga ke perairan Kecamatan Nurussalam.

Operasi melibatkan personel Satpolairud Polres Aceh Timur, Basarnas Kota Langsa, BPBD Aceh Timur, dan TNI AL, serta mendapat bantuan dari masyarakat nelayan setempat.

Baca Juga :  Kunjungan Kapolda Sulteng ke Morowali, Kesiapan Pengamanan Disiapkan Sejak Dini, Isu Pertambangan Jadi Perhatian

Penyisiran dilakukan mulai dari perairan Idi Rayeuk, Pantai Alue Muka Dua, hingga perairan Idi Cut. Tim kemudian memperluas pencarian ke wilayah perairan Nurussalam.

“Selama tujuh hari, tim gabungan telah berupaya maksimal melakukan pencarian dengan memperluas wilayah penyisiran dan melibatkan masyarakat nelayan. Namun, hingga operasi hari terakhir, korban belum berhasil ditemukan,” kata AKP Ade Candra.

Dijelaskan, operasi pencarian berakhir sekitar pukul 18.00 WIB setelah seluruh personel kembali ke Pos TNI AL. Dengan berakhirnya operasi tersebut, Abdul Mutalib untuk sementara dinyatakan hilang.

Baca Juga :  Sinergi Polisi dan Warga, Bhabinkamtibmas Polres Banggai Maksimalkan Kontrol Siskamling

Meski operasi pencarian resmi ditutup, pihaknya tetap menjalin koordinasi dengan masyarakat nelayan untuk memperoleh informasi apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami tetap membuka koordinasi dengan para nelayan dan masyarakat pesisir. Apabila ada informasi mengenai keberadaan korban, kami akan segera menindaklanjutinya sesuai prosedur,” ujar AKP Ade Candra.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Menurut dia, sinergi antara Polri, Basarnas, TNI AL, BPBD, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya pencarian korban kecelakaan laut.*

Zulfikri

Berita Terkait

Green Policing di Sekolah, Kapolsek Peureulak Barat Bersama Pelajar Tanam Pohon untuk Masa Depan
Jum’at Keliling di Banda Alam, Kapolres Aceh Timur Ajak Warga Banda Alam Perkuat Kepedulian
Kapolsek Idi Tunong Pimpin Aksi Bersih Mako, Wujudkan Lingkungan Kerja Nyaman
Subuh Keliling, Kapolres Aceh Timur Ajak Masyarakat Rawat Iman dan Jaga Kamtibmas
Polisi Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Ranto Peureulak Serahkan Bansos untuk Warga Buket Pala
Kapolsek Torue Ungkap Kasus Narkoba, Jaringan Diduga Masih dalam Wilayah Kecamatan
Kapolres Aceh Timur Pimpin Razia Gabungan di Lapas Kelas IIB Idi
Polresta Barelang Ungkap Kasus Curas di Batam, Warga Negara Malaysia Diamankan.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:16 WIB

Green Policing di Sekolah, Kapolsek Peureulak Barat Bersama Pelajar Tanam Pohon untuk Masa Depan

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Jum’at Keliling di Banda Alam, Kapolres Aceh Timur Ajak Warga Banda Alam Perkuat Kepedulian

Sabtu, 7 November 2026 - 21:51 WIB

Kapolsek Idi Tunong Pimpin Aksi Bersih Mako, Wujudkan Lingkungan Kerja Nyaman

Sabtu, 7 November 2026 - 20:28 WIB

Polisi Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Ranto Peureulak Serahkan Bansos untuk Warga Buket Pala

Sabtu, 7 November 2026 - 20:19 WIB

Kasatpolairud Polres Aceh Timur: Operasi SAR Dihentikan, Tujuh Hari Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Idi Cut Belum Ditemukan

Berita Terbaru