Parimo, Sulteng – suaramasyarakat.com // Manajer SPBU Pertamina Mepanga, Farid, mengatakan pelayanan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU yang dikelolanya hingga saat ini berjalan normal.
Ia menyebut tidak ada pembatasan jumlah pengisian BBM bagi kendaraan roda empat maupun roda enam, selama tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Hal tersebut disampaikan Farid saat dikonfirmasi media ini di kantornya, Minggu, 1 November 2026.
“Untuk kendaraan roda enam maupun roda empat, kami tidak melakukan pembatasan jumlah pengisian minyak. Semuanya berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya kepada media ini.
Lanjut Farid, kebutuhan pasokan BBM yang diterima dari depot tergolong tinggi karena menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di wilayah Mepanga.
“Memang ada lonjakan permintaan BBM, tetapi kami sudah berupaya memberikan pelayanan secara maksimal,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kebutuhan BBM di SPBU Mepanga mencapai sekitar 20 ton per hari. Jumlah tersebut tergolong tinggi dan dapat terserap dalam waktu relatif singkat.
“Untuk kebutuhan per hari saja mencapai 20 ton, dan itu cepat habis. Tingginya kebutuhan ini karena lokasi SPBU berada di jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan Sulawesi Tengah, Gorontalo, hingga Tolitoli,” jelas Farid.
Di akhir keterangannya, Farid berharap ketersediaan BBM dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas, sehingga pelayanan pengisian bahan bakar di wilayah Mepanga tetap berjalan lancar.*
Yuda






