Banggai, Sulteng — suaramasyarakat.com // Antrean kendaraan dan masyarakat yang hendak mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terlihat hingga malam hari di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pagimana, Jumat (28/8/2026).
Berdasarkan pantauan media ini, masyarakat masih terlihat mengantre untuk mendapatkan BBM.
Kondisi tersebut disebut pengelola berkaitan dengan keterlambatan pengiriman pasokan dari pihak Pertamina.
Pengelola SPBU Pagimana, Roni Katili, saat dikunjungi media ini belum berada di lokasi. Namun, ia memberikan penjelasan melalui WhatsApp mengenai kondisi pelayanan di SPBU tersebut.
Roni menjelaskan, secara umum pelayanan di SPBU Pagimana berjalan dengan baik. Menurutnya, antrean yang terjadi lebih disebabkan keterlambatan pengantaran BBM dari Pertamina.
“Itu semua yang menghambat dari pengantaran BBM dari Pertamina,” ujarnya kepada media ini.
Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran BBM subsidi melalui jeriken atau galon tetap dibatasi dan harus menggunakan barcode yang sesuai. Sementara itu, sebagian masyarakat lainnya masih dalam proses mengurus barcode.
“Untuk galon subsidi memang dibatasi sesuai barcode, yang lainnya masih mengurus barcode,” jelasnya.
Roni menambahkan, pasokan BBM baru tiba di SPBU sekitar pukul 17.00 WITA.
Keterlambatan kedatangan pasokan tersebut kemudian membuat antrean masyarakat berlangsung hingga malam hari.
“Tadi sore sekitar jam 05 baru datang pengantarannya,” ucapnya.
Menurut Roni, pelayanan SPBU sebenarnya telah memasuki waktu penutupan. Namun, karena adanya arahan agar pelayanan tetap dilanjutkan, pihak SPBU kembali melayani masyarakat hingga malam hari.
“Sebenarnya sudah tutup, lantaran disuruh berjualan sampai malam hari. Stok BBM galon ada, hanya keterlambatan,” pungkasnya.*
Yuda






