Parimo, Sulteng — suaramasyarakat.com // Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Parigi Moutong (Parimo) terus menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis kendaraan.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Parigi Moutong, Aiptu Riswan, S.IP., saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2026), mengatakan kondisi geografis Kabupaten Parigi Moutong memiliki wilayah perkebunan cukup luas menjadi salah satu alasan masih ditemukannya penggunaan knalpot boger oleh sebagian masyarakat.
Menurutnya, knalpot tersebut umumnya digunakan oleh masyarakat yang hendak menuju maupun beraktivitas di kawasan perkebunan.
“Imbauan sering kami lakukan agar masyarakat tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, langkah yang dilakukan pihak kepolisian lebih banyak diarahkan pada upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
Imbauan diberikan agar masyarakat memahami pentingnya menggunakan perlengkapan kendaraan yang sesuai dengan ketentuan dan tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
“Untuk penindakan, kami juga sering memberikan imbauan agar masyarakat tidak menggunakan knalpot boger,” jelasnya.
Riswan menilai upaya sosialisasi tersebut memberikan hasil yang cukup positif. Ia menyebut masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong pada umumnya cukup taat dan terbuka terhadap aturan lalu lintas yang disampaikan oleh kepolisian.
Selain persoalan knalpot, Satlantas Polres Parigi Moutong juga secara rutin menjalankan program Police School di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA).
“Program Police School sering kami lakukan dari TK sampai SMA, sesuai dengan undangan dari pihak sekolah,” ungkapnya.
Menurut Riswan, sosialisasi tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah merupakan bagian dari pembinaan sejak usia dini.
Edukasi tersebut diharapkan dapat membentuk kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.
Ia berharap sosialisasi dan imbauan yang terus dilakukan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas.
“Harapannya, dengan adanya sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, masyarakat semakin taat terhadap aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.*
Yuda






