Donggala, Sulteng – suaramasyarakat.com // Muncul dugaan dari sejumlah masyarakat pengguna kendaraan bermotor (ranmor) bahwa pompa pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina Toaya bermasalah alias diduga adanya indikasi olahan.
Dugaan dan kecurigaan masyarakat mulai mencuat saat pengisian terhadap sistem pompa pengisian tidak bekerja sebagaimana mestinya dan dinilai berbeda dibandingkan SPBU lain, Selasa (4/8/2026).
Masyarakat berharap pihak berwenang dapat melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap alat ukur atau dispenser BBM di SPBU tersebut untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, dugaan tersebut belum terbukti dan belum ada hasil pemeriksaan resmi menyatakan bahwa pompa pengisian di SPBU Pertamina Toaya tidak sesuai standar.
Pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi serta memastikan bahwa proses pengisian BBM untuk kendaraan roda dua maupun roda empat dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan metrologi yang berlaku.
Berita ini akan diperbarui dan akan dilanjutkan dengan penyampaian hak jawab dan hak klatifikasi apabila telah diperoleh keterangan resmi dari pihak SPBU, Pertamina, maupun instansi pengawas terkait.*
Yudha






