Kerusakan Bahu Jalan Akibat Pengangkatan Pipa Bekas Yang Dikerjakan Oleh PT Alfares Putra Pratama Membuat Pengguna Jalan Resah

- Redaksi

Minggu, 26 Januari 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon, SuaraMasyarakat.Com — Pekerjaan penggalian untuk pengangkatan pipa bekas yang dilakukan PT ALFARES PUTRA PRATAMA  tampaknya tidak mematuhi standar dan protokol yang seharusnya. Akibatnya, bahu jalan aspal di beberapa titik mengalami kerusakan parah. Kerusakan ini tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor dan mobil hingga pejalan kaki. (26/01/2025)

Metode bekas galian yang dilakukan PT Alfares Putra Pratama (APP) menjadi sorotan. Mereka menggali dan mengambil pipa bekas sepanjang bahu jalan dengan sembarangan, bahkan penimbunan bekas galianpun asal asalan dalam prosesnya.

Masyarakat setempat telah mengungkapkan kekecewaan mereka dan meminta agar perusahaan yang bersangkutan segera melakukan perbaikan. Mereka juga meminta Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten cirebon untuk memberikan teguran keras terhadap perlakuan perusahaan ini.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Sebagai pelaksana proyek, PT Alfares Putra Pratama (APP ) memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pekerjaan mereka tidak menimbulkan gangguan atau kerusakan pada infrastruktur publik. Masyarakat berharap agar PT Alfares Putra Pratama APP merespons keluhan ini dan melakukan tindakan menjamin bahu jalan untuk segera di padatkan sesuai standar kerja selaku perusahaan Profesional.

sepanjang jalan umum kurang lebih 1 km dari perkampungan desa guwa kidul menuju ke toang desa guwa lor kalen suda kecamatan kaliwedi kabupaten cirebon sangat parah dan terkesan tidak di perhatikan oleh perusahaan tersebut.

Baca Juga :  Sejumlah Proyek Diduga Bermasalah Dinas Perkim Aceh Disorot SAPA

Samadi, selaku kaur kepemerintahan desa guwa kidul ketika di konfirmasi mengatakan, “kami sudah japri via telfon ke pihak perusahaan, tetapi tidak di balas cuma hanya di lihat, maksud kami mau nagih janji apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama waktu sebelum ada pembongkaran pengambilan pipa bekas tersebut.

bagaimana pertanggung jawaban atas pekerjaannya, yang katanya bahu jalan akan di perbaiki lagi sesuai permintaan masyarakat pada saat itu, tetapi sampai saat ini tidak di respon, katanya”, Samadi kaur kepemerintahan

(turah)

Penulis : Turah

Editor : Rvl

Berita Terkait

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan
Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi
Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan
Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Berita Terbaru