Propam Polres Temanggung Menyambangi Jurnalis PortalIndonesiaNews.Net dan KompasX.com Dan Memberi Perhatian Khusus Terkait Dugaan Mafia BBM Subsidi

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temanggung, Jawa Tengah – Kasus dugaan mafia BBM subsidi di Temanggung semakin menjadi perhatian publik setelah tim Propam Polres Temanggung yang dipimpin oleh Bapak Rofieq mendatangi kantor redaksi PortalIndonesiaNews.Net pada 10 Januari 2025. Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta keterangan dari jurnalis yang tergabung dalam tim investigasi kasus Mafia BBM, Propam juga menerima barang bukti dan menyerahkan salinan sanggahan dari media lain yang dianggap tidak mendasar.

Propam Kumpulkan Bukti dan Keterangan

Dalam kunjungannya, tim Propam meminta klarifikasi terkait berita yang diterbitkan oleh kompasX.com PortalIndonesiaNews.Net, yang telah mengungkap jaringan mafia BBM subsidi dengan modus manipulasi barcode BBM subsidi milik orang lain. Modus tersebut dilakukan menggunakan kendaraan seperti truk dan Mitsubishi L300 untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga BBM subsidi dan nonsubsidi.

Barang bukti berupa rekaman CCTV, foto kendaraan, serta bukti percakapan yang diperoleh dari investigasi turut diserahkan kepada Propam. Selain itu, beberapa jurnalis yang tergabung dalam investigasi memberikan keterangan terkait fakta-fakta di lapangan.

Dugaan Media Lain Terlibat dalam Pengondisian

Tim Propam juga meminta salinan prin sanggahan dari media lain yang diduga berupaya membantah pemberitaan tersebut. Sanggahan ini dianggap tidak memenuhi kaidah jurnalistik karena tidak berdasarkan data yang valid dan tidak melibatkan konfirmasi kepada media yang pertama kali menerbitkan berita.

Baca Juga :  Kebutuhan BBM Sektor Pertanian Tinggi, SPBU Sioyong Harapkan Penambahan Kuota Solar

Beberapa pihak menduga, media tersebut terlibat dalam upaya pengondisian opini untuk melindungi jaringan mafia BBM subsidi. Jurnalis investigasi mendesak agar tindakan ini juga ditelusuri lebih lanjut.

Keberanian Media Menolak Intimidasi dan Suap

Sebelumnya, pada 7 Januari 2025, seorang pria berinisial Boby, yang diduga sebagai utusan oknum polisi berinisial Siswo, mendatangi kantor redaksi dengan maksud meminta penghapusan berita terkait. Boby bahkan menawarkan kompensasi besar agar berita tersebut tidak lagi dipublikasikan. Namun, integritas para jurnalis membuat upaya tersebut gagal.

Tidak hanya itu, pada hari yang sama, Boby kembali ke kantor redaksi untuk mencoba menyuap media, tetapi kembali mendapat penolakan. Rekaman CCTV dan pengakuan Boby tentang keterlibatan pihak lain, termasuk seseorang berinisial BY sebagai operator lapangan, memperkuat bukti keterlibatan oknum polisi dalam praktik mafia ini.

Komitmen Penegakan Hukum

Tim hukum media yang dipimpin oleh RR. Rini Siswanti, SH., M.Hum., menyatakan akan melaporkan kasus ini kepada Pertamina dan aparat kepolisian. Mereka menegaskan bahwa bukti-bukti yang dimiliki sudah cukup kuat untuk mendorong penindakan tegas terhadap para pelaku. Ujar Rini yang punya rekam jejak sebagai PH Pertamina pusat selama 23 tahun,

Baca Juga :  Polres Banggai Olah TKP Kasus Pembunuhan di Mess Karyawan All Swalayan

Barang bukti utama meliputi:

1. Rekaman CCTV upaya suap.

2. Rekaman percakapan penghapusan berita oleh Siswo.

3. Foto kendaraan manipulasi barcode BBM subsidi.

4. Pengakuan koordinator lapangan berinisial Deny

 

Jeratan hukum yang dikenakan:

Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Pasal 362 KUHP tentang Pencurian.

Pasal 423 KUHP tentang Penyalahgunaan Wewenang.

Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dalam Jabatan.

Desakan Publik untuk Transparansi

Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Jawa Tengah, Y. Joko Tirtono, SH., yang akrab disapa jeck lowyer, menegaskan bahwa kasus ini merupakan ujian besar bagi aparat penegak hukum. “Keberanian media mengungkap kasus ini adalah langkah penting dalam menjaga transparansi dan keadilan. Aparat harus bertindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Publik berharap agar kasus ini menjadi momen penting untuk membenahi sistem pengawasan distribusi BBM subsidi di Indonesia. Kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum harus dipulihkan melalui penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan. Sumber (kompasX.com)

Berita Terkait

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan
Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi
Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan
Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Berita Terbaru