Terungkap, Asal Mula Peristiwa SA Bacok Anaknya

- Redaksi

Senin, 18 Agustus 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah, Aceh – suaramasyarakat.com // SA (48), pelaku pembacokan terhadap putranya, Tuahdi (24), hingga tewas di Kampung Bintang Berangun, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, ternyata merupakan korban trauma panjang konflik Aceh.

Ia bahkan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Simalungkat, Medan, Sumatera Utara, serta RS Jiwa Tuntung, pada 2003 silam.

Hal tersebut disampaikan mantan Panglima GAM Wilayah Linge yang juga Deputi I Badan Reintegrasi Aceh (BRA), Fauzan Azima, yang masih memiliki hubungan keluarga dengan SA.

Menurut Fauzan, akar persoalan bermula pada tahun 2000, ketika SA bersama istri dan anaknya meninggalkan kampung halamannya di Jamur Atu, Kecamatan Mesidah, akibat teror orang tak dikenal. Keputusan itu diambil setelah salah seorang tetangganya, AI, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.

“Sejak itu, SA hidup dalam ketakutan. Ia merasa selalu diawasi dan diincar, bahkan ketika mendengar suara mobil atau motor di luar rumah, ia gemetar dan mengintip dari lubang pintu,” kata Fauzan, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Baca Juga :  Sehari Dicari, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dunia di Jurang, Polisi Evakuasi Korban

Perilaku SA makin mengkhawatirkan. Ia kerap melakukan kekerasan terhadap istrinya hingga akhirnya dibawa berobat ke RSJ Simalungkat pada 2003. Namun, pengobatan tidak banyak membantu.

“Bahkan setiap kali minum obat, ia pernah mencoba bunuh diri dengan melompat ke kolam di dekat rumah ibunya,” kata Fauzan.

Karena tak tahan dengan perilaku suaminya, istri SA akhirnya memilih bercerai. Kondisi itu membuat sakit jiwa SA semakin parah. Anak mereka, Tuahdi, ikut terdampak karena tumbuh dalam keluarga tidak utuh dan ekonomi serba terbatas.

“Kadang Tuahdi ikut ayahnya, kadang ikut ibunya tinggal di Pondok Baru. Tidak ada yang mengurus secara intensif,” jelas Fauzan.

Baca Juga :  Polisi Olah TKP Bus Vs Truk Di Manyaran, 1 Orang Luka

Pada 2021, SA dan Tuahdi pindah ke Kampung Bintang Berangun untuk membuka kebun kopi. Sambil menunggu panen, mereka bekerja serabutan. SA sempat menjadi tukang parkir di Simpang Balik, sementara Tuahdi pernah menjaga alat berat di Lut Kucak.

“Sejak bekerja di sana, Tuahdi salah pergaulan. Ia pernah menghancurkan HP, membakar rumahnya, bahkan berkali-kali mengancam akan membunuh ayahnya,” kata Fauzan.

Keretakan hubungan ayah dan anak itu mencapai puncaknya pada Jumat malam, 15 Agustus 2025, sekitar pukul 19.00 WIB. Warga dikejutkan suara keributan dari rumah SA. Tak lama, Tuahdi ditemukan tewas bersimbah darah akibat dibacok ayahnya sendiri.

Kapolsek Pintu Rime Gayo AKP Suci membenarkan insiden tersebut. Kasus terungkap setelah seorang warga bernama Susi Aprisyah mendengar keributan dan melaporkannya kepada Kepala Dusun.*

SiGe

Berita Terkait

Polisi Bantu Evakuasi Para Korban Tabrakan Maut di Tikungan Toili Barat, Banggai
Pemuda di Nuhon, Banggai Tewas Usai Tes Motor Balap, Warga Lapor Polisi Terjun TKP
Hindari Lubang di Jalan Trans Sulawesi, Avanza dan Nmax Bertabrakan di Kasimbar: Pengendara Motor Tewas di Tempat
Polsek Nuhon Turun TKP Tabrakan di Tikungan Batu Hitam, Pemotor Dirawat Intensif
Kebakaran di Mantoh, Lansia 69 Tahun Tewas, Kapolsek Lamala: Sumber Api Diduga dari Tungku
Kecelakaan Speed Boat di Perairan Muara Telang, Satu Penumpang Meninggal Dunia
Korban Amukan Gajah Liar, Seorang Petani Pantanlah Meninggal Dunia
Balita 3 Tahun di Kajen Tewas Hanyut di Parit Saat Main Hujan-hujanan
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 02:09 WIB

Polisi Bantu Evakuasi Para Korban Tabrakan Maut di Tikungan Toili Barat, Banggai

Sabtu, 11 April 2026 - 22:13 WIB

Pemuda di Nuhon, Banggai Tewas Usai Tes Motor Balap, Warga Lapor Polisi Terjun TKP

Senin, 16 Maret 2026 - 02:02 WIB

Hindari Lubang di Jalan Trans Sulawesi, Avanza dan Nmax Bertabrakan di Kasimbar: Pengendara Motor Tewas di Tempat

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:26 WIB

Polsek Nuhon Turun TKP Tabrakan di Tikungan Batu Hitam, Pemotor Dirawat Intensif

Senin, 9 Maret 2026 - 06:12 WIB

Kebakaran di Mantoh, Lansia 69 Tahun Tewas, Kapolsek Lamala: Sumber Api Diduga dari Tungku

Berita Terbaru