Teladani Habib Bugak, Anggota DPRK Pidie Jaya Tolak Fee Proyek

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM.//Pidie Jaya.-Suara berbeda muncul dari ruang politik lokal Aceh. Anggota DPRK Pidie Jaya dari Partai PAS Aceh, Azrizal, menyuarakan penolakan keras terhadap praktik fee proyek yang selama ini dianggap lumrah. Dengan lantang ia menegaskan, fee proyek adalah praktik yang merugikan rakyat sekaligus haram dalam pandangan agama.

 

“Fee proyek itu haram. Dalam setiap pokok pikiran (pokir) yang saya perjuangkan, tidak ada ruang untuk fee. Semua harus berjalan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sah. Dalam fiqih jelas disebutkan, fee proyek adalah bentuk yang haram, dan haram tidak bisa ditawar,” tegas Azrizal, Jumat (5/9/2025).

 

Menurutnya, tugas seorang politisi seharusnya sederhana: menyampaikan amanah pemerintah kepada rakyat tanpa potongan, tanpa manipulasi, dan tanpa komisi. Ia menyebutkan, praktik fee yang menjadi “aturan tak tertulis” selama ini justru memperburuk citra politik dan mengkhianati kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Maulid Nabi Jadi Momentum Lapas Cipinang Perkuat Karakter dan Kesiapan Sosial Warga Binaan

 

Dalam kesempatan itu, Azrizal juga mengingatkan pentingnya meneladani sosok ulama besar Aceh, Habib Bugak, yang dikenal mewakafkan hartanya demi kepentingan umat. “Kalau kita belum bisa meneladani beliau, setidaknya jangan mengkhianati amanah rakyat,” ujarnya.

 

Habib Bugak sendiri adalah tokoh ulama dan pemimpin masyarakat Aceh yang mendirikan Baitul Asyi (Rumah Aceh) di Mekkah. Meskipun wafat sekitar tahun 1870-an Masehi, manfaat wakafnya masih dirasakan hingga kini oleh jamaah haji asal Aceh. Azrizal menyebut teladan ini penting diingat, agar politisi masa kini menjaga integritas dan keikhlasan dalam mengabdi.

 

Azrizal menyadari, suara seperti ini tidak selalu populer di kalangan politisi. Bahkan, mereka yang menolak fee sering dianggap tidak realistis atau tidak paham aturan main. Namun, ia menegaskan, justru inilah tantangan moral yang harus dijawab. “Berani menolak fee itu bukan hanya sikap politik, tapi juga jihad moral,” tambahnya.

Baca Juga :  SPBU Pendolo Alami Kekosongan BBM, Menunggu Pasokan dari Poso

 

Ia berharap komitmen anti-fee proyek tidak hanya berhenti pada dirinya atau Partai PAS Aceh, melainkan bisa menjadi gerakan bersama seluruh partai politik. Menurutnya, politik bersih bukan milik satu kelompok, tetapi cita-cita kolektif yang harus diperjuangkan demi marwah Aceh.

 

Azrizal juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi dan mendukung langkah ini. “Politik bersih hanya bisa lahir kalau rakyat ikut menagih janji moral wakilnya. Kalau daerah kecil seperti Pidie Jaya bisa menjaga ini, maka kita bisa memberi teladan besar bagi Aceh, bahkan Indonesia,” tutupnya. (AS)

Berita Terkait

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan
Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi
Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan
Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Berita Terbaru