Tapal Batas Sultra–Sulteng Disebut Sudah Jelas, Pemkab Konut Soroti Aktivitas Usaha di Jalur Nasional

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Konawe Utara, Sulgara — suaramasyarakat.com // Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara, Nur Adnan Ari Putra, S.IP., menyampaikan bahwa tapal batas antara Provinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah telah ditetapkan.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, Jumat, 24 September 2026.

Nur Adnan mengatakan, sejauh ini belumterdapat persoalan terkait tapal batas di jalur lintas nasional yang menghubungkan kedua provinsi tersebut.

“Sejauh ini belum ada persoalan di jalur nasional itu,” ujarnya kepada media ini.

Baca Juga :  Kapolsek Sumber Polresta Cirebon Lakukan Baksos Bersih-Bersih dan Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

Lebih lanjut, Nur Adnan menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kebebasan untuk menjalankan kegiatan usaha di berbagai wilayah, selama tetap mematuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Menurutnya, tidak terdapat larangan t”Hasil bumi tidak ada larangan karena di jalur lintas nasional,” ucapnya.

Pembangunan Pos Pengamanan Belum Dilakukan
Terkait wacana pembangunan pos pengamanan di wilayah perbatasan, Nur Adnan menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Utara belum melaksanakan pembangunan pos tersebut.

“Untuk pembangunan pos pengamanan belum kami adakan karena jalur lintas nasional,” ungkapnya.

Baca Juga :  Langsa Tuan Rumah HLM-TPID dan TP2DD se-Aceh 2026, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

Ia kemudian mengarahkan agar informasi lebih lanjut mengenai perencanaan pembangunan dan penataan wilayah dikonfirmasi kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Lebih jelasnya nanti langsung ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah,” jelasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat memberikan titik terang terhadap berbagai informasi dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait aktivitas usaha, distribusi hasil bumi, serta pengawasan di jalur perbatasan Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.*

Yuda

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Berita Terbaru