Tolitoli, Sulteng — suaramasyarakat.com // Aktivitas pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Malomba, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) terpantau berjalan normal.
Namun, di balik kondisi tersebut, masih terdapat persoalan yang perlu mendapat perhatian, yakni apakah pasokan BBM yang tersedia benar-benar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pertanian.
Pantauan tim media di lapangan pada Selasa, 8 September 2026, menunjukkan aktivitas pengisian BBM di SPBU Malomba berjalan dengan baik.
Tim media juga telah menghubungi pengawas SPBU Malomba melalui WhatsApp untuk meminta penjelasan mengenai kondisi stok, pola penyaluran, serta kebutuhan BBM masyarakat. Namun, hingga berita ini ditulis, pesan tersebut belum mendapat tanggapan.
Sementara itu, berdasarkan keterangan warga sekitar, penyaluran BBM di SPBU tersebut disebut berjalan sesuai dengan peruntukannya.
Meski demikian, warga menilai ketersediaan BBM yang ada belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut, terutama karena Kecamatan Dondo memiliki masyarakat yang beraktivitas di sektor perikanan dan pertanian.
“Walaupun tidak sesuai kebutuhan akan minyak di daerah perikanan dan pertanian ini,” ujar salah seorang warga kepada media ini.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena persoalannya bukan sekadar apakah BBM tersedia atau tidak, tetapi juga apakah jumlah dan penyalurannya telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang menggunakan BBM untuk kegiatan produktif.
Di sisi lain, warga menyebut pasokan BBM di SPBU Malomba sejauh ini tidak mengalami kekurangan dan pelayanan masih berjalan dengan baik.
“Lebih jelasnya nanti berhubungan langsung dengan pengawas kami yang sedang berada di luar,” ucapnya.
Keterangan tersebut tentu masih membutuhkan konfirmasi langsung dari pihak pengelola SPBU.
Terlebih, informasi mengenai ketersediaan stok, jumlah pasokan yang diterima, jenis BBM yang disalurkan, hingga mekanisme penyalurannya penting untuk diketahui publik.
Tim media masih berupaya menemui pengawas SPBU Malomba untuk mendapatkan penjelasan secara langsung.
Konfirmasi tersebut diperlukan guna memastikan sejauh mana penyaluran BBM telah menjawab kebutuhan masyarakat Dondo, khususnya nelayan dan petani.
Pertanyaannya, jika pasokan disebut aman dan pelayanan berjalan normal, apakah jumlah BBM yang tersedia memang sudah sebanding dengan kebutuhan masyarakat di wilayah yang aktivitas ekonominya bergantung pada sektor perikanan dan pertanian?
Jawaban atas pertanyaan tersebut masih menunggu penjelasan dari pihak pengawas SPBU Malomba.*
Yuda






