Pemko Langsa Mengikuti Peluncuran 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Kota Langsa.-suaramasyarakat.com.//Pemerintah Kota (Pemko) Langsa mengikuti launching Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Gampong) Merah Putih se-Indonesia secara serentak dari Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Senin 21 Juli 2025.

 

Secara daring, kegiatan langsung bersama Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto diikuti oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo, SIK, Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf. Novi Widyanto, SE, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Langsa Reza Adhian Marga, SH, MH, Kasi Datun Kejari Langsa Erwin Siregar, SH, Plt. Sekda Dra. Suhartini, M.Pd, Para Asisten, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Pimpinan Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia, Kepala Desa (Geuchik), Tuha Peut, dan Koordinator Tenaga Pendamping Profesional.

 

Presiden RI Prabowo Subianto dalam arahannya mengatakan hari merupakan hari yang bersejarah bagi kita bangsa Indonesia dengan memulai langkah usaha besar dalam mendongkrak perekonomian kita dari bawah.

 

“Konsep Koperasi Desa Merah Putih yakni untuk mendongkrak dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat dengan semangat gotong royong.” ungkap Prabowo Subianto.

 

Jadi, kemerdekaan yang sejati itu adalah kemerdekaan ekonomi dan melalui koperasi lah alat yang dapat merubah kelemahan menjadi kekuatan menjadi sarana untuk berdaulat, kemerdekaan.

Baca Juga :  Tinjau dan Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana, Ketua Fadlon Dampingi Bupati Armia Fahmi

 

“Selama rakyat kita masih ada yang lapar kita belum merdeka, negara yang merdeka adalah negara yang bisa memberi makan rakyatnya dan bisa menjamin memberikan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyatnya.” tegas Presiden RI.

 

Selanjutnya, Prabowo Subianto juga memaparkan berbagai permasalahan yang ditemui saat menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan salah satunya adalah pupuk yang disubsidi untuk rakyat.

 

“Macam-macam permainan hingga terjadi kelangkaan pupuk yang disubsidi oleh negara melalui APBN tidak sampai ke petani, dan disusul dengan harga gabah yang jatuh bertepatan di waktu petani panen.” tuturnya.

 

Ini sudah berlangsung terus menerus secara turun menurun dan ini harus kita potong melalui langkah yang besar untuk gebrakan yang besar pula.

 

Percaya koperasi ini awal dari gerakan yang besar dengan sasaran utama meningkatkan kekuatan ekonomi, yang akan berputar nantinya di Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

 

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang juga Ketua Satgas Koperasi Desa Merah Putih menyampaikan koperasi ini akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat yang digagas langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Polsek Bandar Baru Polres Pidie Jaya, Masyarakat, dan Damkar Sigap Padamkan Kebakaran Rumah

 

“Alhamdulillah hari ini, secara hukum sudah terbentuk sebanyak 80.081 Koperasi, Capaian ini merupakan hasil dari kerja serius dan kolaborasi solid dari Tim satgas percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih di lintas Kementerian, Pemerintahan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa, dan sejumlah BUMN.” jelas Zulkifli Hasan.

 

Peluncuran Ini merupakan sejarah baru dalam perjalanan bangsa Indonesia sebagai awal gerakan baru Koperasinya yang modern, efektif, dan digital, ditengah situasi global yang penuh ketidak pastian.

 

“Kita harus berdaulat, kita harus berswasembada pangan, air dan energi. Kita harus memberdayakan petani, berdikari, melalui sistem yang adil dan berkelanjutan, dan ini sesuai arahan tegas Presiden RI,” kata Zulkifli Hasan.

 

Inilah semangat yang mendasari terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih, yang tidak hanya menjadi wadah produksi dan distribusi. Koperasi ini juga wadah memberdayakan petani, nelayan, serta pelaku ekonomi ditingkat desa dengan prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan ekonomi kerakyatan.

 

Nurma

Berita Terkait

Pemuda MA Diduga Meninggal Tidak Wajar, Ketua LPSA Aceh Timur Minta Ditangani Objektif
Wabup Aceh Tamiang Buka Konferensi PGRI ke-23 dan Sampaikan Ini
Ketua Fadlon Ungkap Catatan dan Kesan Selama Retret Nasional Bersama Para Ketua DPRD se-Indonesia
163 KK Warga Lubuk Sidup Terima Huntara Diserahkan Wabup Aceh Tamiang
Pemkab Aceh Tamiang Dapat 50 Ribu Mushaf Al-Qur’an dari MBA Diterima Plt. Sekda
Bupati Aceh Utara Normalisasi Saluran Air Sawah Pasca Banjir, Masyarakat Ucap Terimakasih
HUT ke 24 Aceh Tamiang Dirangkai dengan Gelar Dzikir Akbar ASN
Bupati Armia Fahmi: Jangan Ada Lagi Rumah Warga Korban Bencana Luput Dari Pendataan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:34 WIB

Pemuda MA Diduga Meninggal Tidak Wajar, Ketua LPSA Aceh Timur Minta Ditangani Objektif

Minggu, 26 April 2026 - 12:13 WIB

Wabup Aceh Tamiang Buka Konferensi PGRI ke-23 dan Sampaikan Ini

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Ketua Fadlon Ungkap Catatan dan Kesan Selama Retret Nasional Bersama Para Ketua DPRD se-Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 00:54 WIB

163 KK Warga Lubuk Sidup Terima Huntara Diserahkan Wabup Aceh Tamiang

Sabtu, 18 April 2026 - 00:22 WIB

Pemkab Aceh Tamiang Dapat 50 Ribu Mushaf Al-Qur’an dari MBA Diterima Plt. Sekda

Berita Terbaru