Oknum Kades Rendeng kecamatan Sale Rembang Diduga Menyerobot Lahan Milik Warga Untuk di Jadikan Jalan Pertanian

- Redaksi

Sabtu, 28 Desember 2024 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembang, SuaraMasyarakat.Com — Kasus penyerobotan lahan oleh oknum kepala desa kembali terjadi di Indonesia, kali ini terjadi di Desa Rendeng Kecamatan Sale Kabupaten Rembang. Oknum Kades dari Desa Rendeng, Kecamatan Sale , Kabupaten Rembang, diduga menyerobot tanah milik warga untuk membangun Jalan pertanian tanpa izin pemilik .

Yadi mulyo, Basmi, sarmini warga Desa Rendeng selaku pemilik tanah, menegaskan bahwa ia tidak pernah memberikan izin kepada Kepala Desa Rendeng untuk membangun Jalan Pertanian di lahan miliknya.

“Saya tidak pernah mengizinkan tanah ini untuk dibangun Jalan pertanian,” tegas Ketiga warga tersebut. Jumat (27/12/24).
Mereka juga menyatakan bahwa hingga saat ini, pihak kepala desa tidak pernah melakukan musyawarah dengannya terkait pembangunan Jalan tersebut.

Baca Juga :  Pemko Langsa Mengikuti Peluncuran 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia

Hal Senada juga di ungkapkan kalau mereka tidak pernah di undang musyawarah oleh Kepala Desa
” Walaupun untuk pembangunan Jalan seharusnya pihak Desa memberitahukan dan musyawarah kepada pemilik lahan, kami disini hanya meminta keadilan” tegasnya.

Joko Purnomo S.H, selaku Pengacara Yadi Mulyo, Basmi dan Sarmini menyayangkan atas Kejadian ini karena menambah daftar panjang kasus penyerobotan lahan oleh oknum kepala desa di Indonesia.

Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa praktik penyerobotan lahan oleh oknum kepala desa masih menjadi masalah serius di Indonesia. Tindakan ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap institusi desa dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal.” Jelasnya.

Baca Juga :  Berkendara dalam Kondisi Mabuk, Pemotor di Luwuk Timur Terluka, Polisi Turun TKP

Ia juga berharap pemerintah melakukan langkah-langkah tegas dalam menangani kasus penyerobotan lahan oleh oknum kepala desa, Hal ini dapat dilakukan melalui penegakan hukum yang adil dan transparan, serta peningkatan pengawasan terhadap kinerja kepala desa.
Pentingnya upaya untuk meningkatkan kesadaran hukum dan pemahaman masyarakat tentang hak-hak mereka terkait kepemilikan tanah.” Jelasnya.

Ketika berita ini di terbitkan awak media mencoba mengklarifikasi kepada Kepala Desa Rendeng melalui Aplikasi whatsapp, tidak ada jawaban alias diam seribu bahasa.

(Tim)

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Berita Terbaru