Lakalantas di Wilayah Hukum Polres Majene Jadi Perhatian, Polisi Intensifkan Upaya Pencegahan

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene, Sulbar — suaramasyarakat.com // Tingginya angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah hukum Polres Majene, khususnya di wilayah hukum Polsek Sendana, menjadi perhatian.

Kondisi tersebut mendorong kepolisian untuk terus melakukan berbagai upaya pencegahan guna menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Hal tersebut diketahui saat media ini mendatangi Kanit Laka Satlantas Polres Majene, Senin, 7 September 2026.

Bripka Idris saat dikonfirmasi mengatakan, hingga tahun ini tercatat sekitar 11 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Selain itu, terdapat dua orang yang mengalami luka berat.

“Untuk tahun ini saja sampai bulan ini sekitar 11 orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka berat,” ujar Idris kepada media ini.

Baca Juga :  Jelang PAM Nataru, Polres Gorontalo Gelar Lat Pra Ops “Lilin Otahana” 2024

Menurutnya, kondisi jalur lintas provinsi menjadi salah satu perhatian dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Majene.
Idris menambahkan, meski dirinya masih tergolong baru bertugas di wilayah tersebut, berbagai langkah pencegahan terus dilakukan oleh kepolisian melalui Unit Kamsel.

Upaya tersebut antara lain melalui program Police Go to School serta kegiatan strong point pada pagi hari di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan kehadiran petugas.

Baca Juga :  Kapolres Pidie Pimpin Sertijab Kapolsek Tiro: ke Iptu Rahmi

“Karena saya masih baru di sini, upaya-upaya sering dilakukan melalui Unit Kamsel untuk penurunan jumlah lakalantas di wilayah hukum Polres Majene,” katanya.

“Seperti program Police Go to School dan kegiatan strong point pada pagi hari,” sambungnya.

Dengan masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas, masyarakat diimbau untuk lebih disiplin dalam berkendara dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas.

Kepatuhan terhadap rambu-rambu, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kehati-hatian saat melintas di jalur utama dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan.*

Yuda

Berita Terkait

Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan
Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas
Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026
Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Edukasi Pelajar
Kapolres Aceh Timur Pimpin Strong Point, Perkuat Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Kebakaran Lahan di Lalulalang, Warga dan Polisi Lakukan Penanganan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara

Berita Terbaru