Morut, Sulteng — suaramasyarakat.com // Tingginya perhatian terhadap kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Bunta menjadi salah satu catatan menonjol dalam upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Morowali Utara sepanjang 2026.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa situasi jalan yang secara umum dinilai aman dan lancar belum sepenuhnya menjawab persoalan keselamatan pengguna jalan, khususnya di wilayah yang masih menghadapi risiko kecelakaan.
Kanit Turjagwali Polres Morowali Utara, Aiptu Asman, mengakui bahwa lakalantas di Bunta menjadi salah satu kasus menonjol yang tercatat sepanjang tahun ini. Hal itu disampaikannya saat ditemui media ini, Kamis, 17 September 2026.
Menurut Asman, secara umum situasi keamanan dan ketertiban di jalan umum masih berjalan aman dan lancar. Namun, kasus kecelakaan di Bunta tetap menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas.
“Sering kami lakukan patroli dan kegiatan strong point pada pagi hari,” ujar Asman kepada media ini.
Ia menjelaskan, patroli dan strong point dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mengantisipasi pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Selain pengaturan arus lalu lintas, upaya pencegahan juga dilakukan melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), yang bertugas memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat pengguna jalan.
“Untuk pencegahan lakalantas sering dilakukan oleh Unit Kamsel,” ucapnya.
Meski demikian, persoalan lakalantas di Bunta menunjukkan bahwa langkah pencegahan perlu terus diperkuat dan tidak hanya mengandalkan patroli rutin.
Pemetaan titik rawan kecelakaan, peningkatan pengawasan pada jam-jam padat, serta edukasi langsung kepada pengendara menjadi bagian penting untuk menekan potensi kecelakaan berulang.
Penguatan langkah preventif juga diperlukan agar penanganan keselamatan lalu lintas tidak berhenti pada pengaturan arus kendaraan, tetapi turut menyasar faktor perilaku pengendara dan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan.
Asman berharap masyarakat semakin disiplin mematuhi aturan lalu lintas, termasuk menggunakan helm saat berkendara, sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan maupun dampak fatal ketika insiden terjadi.
“Diharapkan masyarakat bisa taat pada aturan lalu lintas di jalan raya dan menggunakan helm,” pesannya.*
Yuda






