Banggai, Sulteng – suaramasyarakat.com // Keterbatasan kendaraan operasional menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan patroli rutin kepolisian di wilayah hukum Polsek Bunta, Kabupaten Banggai.
Hingga Jumat (9/10/2026), kendaraan patroli yang digunakan masih tergolong tipe lama, sehingga dinilai perlu mendapat perhatian untuk menunjang mobilitas personel di lapangan.
Kapolsek Bunta, IPTU Andi Wijanarko, S.AP., mengatakan bahwa pihaknya masih menggunakan kendaraan patroli model lama yang diperkirakan berasal dari era 1996 atau lebih tua.
“Kendala yang sering dihadapi adalah kendaraan mengalami kemacetan. Mungkin sejumlah Polsek di wilayah hukum Polresta Banggai juga masih menggunakan mobil patroli tipe lama seperti ini,” ujarnya kepada media ini.
Menurutnya, kendaraan patroli merupakan salah satu sarana penting untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta merespons situasi yang membutuhkan kehadiran personel secara cepat.
Di sisi lain, IPTU Andi Wijanarko menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bunta sejauh ini terjaga dengan baik dan kondusif.
“Untuk daerah Bunta, situasinya aman dan kondusif. Tingkat kesadaran hukum masyarakat sangat tinggi di sini,” ucapnya.
Meski kondisi kamtibmas dinilai kondusif, ia berharap keterbatasan sarana operasional tidak luput dari perhatian. Menurutnya, kendaraan patroli yang lebih baru diperlukan agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan lebih optimal.
Ia juga berharap adanya dukungan dari jajaran Polresta Banggai untuk memperbarui kendaraan operasional Polsek Bunta, sehingga fasilitas yang tersedia dapat menunjang kebutuhan patroli dan pelayanan kepada masyarakat.
Kebutuhan armada patroli tersebut menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan. Dukungan sarana operasional yang memadai diharapkan dapat membantu kepolisian mempertahankan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Bunta.*
Yuda






