Touna, Sulteng – suaramasyarakat.com // Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Febriansyah, paparkan fokus program pembinaan mental dan ketahanan pangan (MKP) kepada warga binaan pemasyarakatan (WBM).
Kalapas, Febriyansyah mengatakan program pembinaan bagi warga binaan tetap berjalan dengan baik meski dirinya masih baru menjabat sebagai kepala lapas.
Saat ditemui media ini di rumah dinas pada Kamis (23/7/2026), Febriansyah menyampaikan bahwa dirinya belum akan melakukan gebrakan khusus karena masih dalam tahap menyesuaikan diri dengan kondisi lapas.
“Belum mengarah kesana untuk gebrakan khusus, saya masih baru di Lapas Kabupaten Tojo Una-Una. Namun, seluruh kegiatan tetap berjalan,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan terhadap warga binaan terus dilaksanakan, baik melalui program keterampilan maupun pembinaan kepribadian, dengan hasil yang dinilai positif.
“Untuk warga binaan di dalam tetap dilakukan pembinaan dan keterampilan, dan hasilnya semuanya positif,” katanya.
Selain itu, Febriansyah menjelaskan bahwa program asimilasi lebih difokuskan pada kegiatan ketahanan pangan yang hingga saat ini dinilai berhasil di Kabupaten Tojo Una-Una.
“Tujuannya agar mereka keluar dari lapas sudah memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan di tengah masyarakat,” ucapnya.
Ia berharap Lapas Kelas IIB Ampana dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan sehingga menjadi salah satu lapas percontohan di Provinsi Sulawesi Tengah.*
Yudha






