Geger Penemuan Mayat di Jamban Umum Sragi Pekalongan, Polisi Ungkap Fakta di TKP

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM.//Polres Pekalongan – Polda Jateng – Warga Dusun Mrican Barat, Desa Mrican, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di sebuah jamban umum pada Sabtu (23/08/2025) malam. Korban diketahui bernama Nurma Hadiyanto (27), warga Desa Tegalsuruh, Kecamatan Sragi.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 19.30 wib oleh seorang warga yang baru saja pulang dari olahraga badminton. Ia mendapati sebuah sepeda biru tergeletak di pinggir jalan dan curiga dengan keberadaannya. Saat mencari pemilik sepeda, saksi mendapati seorang pria dalam kondisi tengkurap di dalam jamban umum yang berada di pinggir jalan desa.

Baca Juga :  Ditangkap Polisi Dalam 5 Jam, Pelaku Penikaman Seorang Pemilik Toko Bangunan di Palu

“Warga yang menemukan sempat shock dan langsung meminta bantuan. Tak lama, petugas Polsek Sragi datang untuk melakukan evakuasi bersama tim Inafis Polres Pekalongan,” kata Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito, S.H., Minggu (24/08/2025).

Polisi kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi korban. Dari hasil pemeriksaan dokter RSUD Kraton dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Pekalongan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat korban meninggal karena tenggelam.

“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dengan kepala terendam air sedalam sekitar 0,5 meter. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan korban sudah meninggal 3 sampai 4 jam sebelum ditemukan,” jelas Ipda Warsito.

Baca Juga :  Sesosok Mayat Ditemukan di Jalur Pendakian Gunung Gawalise

Sementara itu, menurut keterangan dari pihak keluarga, bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi (ayan) sejak lama. Pihak keluarga juga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Polres Pekalongan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu agar selalu didampingi ketika beraktivitas di luar rumah,” tutur Kasubsi Penmas. (Pawarta lutfi)

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Kebakaran Rumah dan Kandang Sapi di Juwangi, Kerugian Capai Rp100 Juta
Lakalantas di Jalur Trans Sulawesi Pendolo, Kronologi dan Kondisi Korban Masih Jadi Pertanyaan
Komplek Pasar Jagong Didugs Terbakar Parah, Puluhan Rumah Hangus
Polsek Lamala ke TKP Seorang Pencari Ikan Ditemukan Tewas di Pantai Binotik
Si Jago Merah Hanguskan 9 Rumah Semi Permanen di Sidoarjo-Tolitoli
Cegah Ancaman Terorisme dan Radikalisme di PT. PLN UP3 Luwuk, Polres Banggai Berikan Sosialisasi
Polisi Tangani Tabrakan Fino dan Genio di Bunta Banggai, 3 Perempuan Terluka
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Kebakaran Rumah dan Kandang Sapi di Juwangi, Kerugian Capai Rp100 Juta

Senin, 14 September 2026 - 13:31 WIB

Lakalantas di Jalur Trans Sulawesi Pendolo, Kronologi dan Kondisi Korban Masih Jadi Pertanyaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Komplek Pasar Jagong Didugs Terbakar Parah, Puluhan Rumah Hangus

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:10 WIB

Polsek Lamala ke TKP Seorang Pencari Ikan Ditemukan Tewas di Pantai Binotik

Berita Terbaru