Aceh Tamiang – SuaraMasyarakat.com // Setelah berjuang dari dugaan pencemaran nama baik atas keputusan tidak mampu mengaji, akhirnya Fajar Ngatmidi, mantan Imam Dusun Pakel berhasil lolos sebagai calon Datok Penghulu Kampung Selamat, Tenggulun dengan nomor urut 4.
Perjuangan masyarakat untuk Fajar Ngatmidi diawali peristiwa berpotensi praktik diskriminatif mengarah pada indikasi penistaan terhadap Agama dan Tokoh Agama di Desa Selamat gegara kepentingan politik dan kekuasaan oleh oknum tertentu di desa dikenal Wisata Pemandian Gunung Pandan itu.
Pasal muasal, Fajar Ngatmidi, diketahui sebelumnya Imam Dusun Pakel, Guru Ngaji, Petugas Tahyid Mayat, juga warisi keahlian ayahnya juga mantan Imam sebelum ayahnya meninggal dunia tersebut diindikasi terjadi upaya penjegalan menuju calon Datok Penghulu Kampung saat tes mampu baca Al-Qur’an dinyatakan kurang mampu.
Atas putusan tersebut, hampir 500-an warga Desa Selamat Kecamatan Tenggulun bangkit dan memperjuangkan harkat dan martabat Fajar Ngatmidi serta keluarga besar nya ditambah lagi terdapat dampak tidak baik terhadap kampung atau desa tersebut.
Permasalahan Fajar hingga didampingi Kuasa HUkum DK & Rekan, Dewi Kartika, S.H., Asra, S.H., dan Yuniah, S.H., untuk pendampingan dan somasi, hingga dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi I DPRK Aceh Tamiang dipimpin Ketua Komisi, Desi Amalia dan Ketua DPRK, Fadlon, S.H.
“Kita menilai secara analisis dari berbagai peristiwa dialami Fajar Ngatmidi maju sebagai bakal calon (Balon) Datok Penghulu Kampung Selamat, sosok Fajar sangat patut dijadikan pemimpin karena fondasi agama nya sudah baik dan memenuhi kriteria,” ujar Direktur FPRM, Nasruddin, S.E., Minggu (22/11/25).
Menurut Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM), Fajar Ngatmidi akan lebih terpercaya memajukan Desa Selamat dari segala bidang dan akan menjadi pemimpin atau Umara yang transparan dan amanah, “Hai ini muncul dari perbincangan masyarakat dari karakteristik Fajar Ngatmidi,” jelasnya.
Menurut Suherman, Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Selamat, mantan Anggota DPRK Aceh Tamiang, Fajar Ngatmidi sangat layak diusung untuk perubahan tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat secara baik, transparan, amanah, mengutamakan pemerataan, serta tepat sasaran untuk membangun dan memakmurkan Desa Selamat.
“Kita siap memperjuangkan perubahan dan transparan pengelolaan keuangan desa serta turunannya untuk kedepan dan siap mempersatukan masyarakat menuju Desa Selamat satu visi kemakmuran rakyat dengan mendukung Fajar Ngatmidi sebagai Datok Penghulu Kampung 6 tahun kedepan,” tegas Suherman.
Ditempat terpisah, Banta Chairullah berikan pandangannya terkait Calon Datok Penghulu Kampung Selamat, Fajar Ngatmidi patut diacungi jempol sangat layak didukung dan harus diperjuangkan untuk memimpin Desa Selamat 6 tahun kedepan untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
“Imam Fajar dalam perjalanannya mencalonkan diri sebagai Datok Penghulu Kampung Selamat penuh perjuangan dari upaya penjegalan hingga mengarah pada indikasi pencemaran nama baiknya oleh oknum pihak tertentu, sehingga terlihat jelas Fajar sosok yang disegani,” sebut Banta Chairullah.
Lanjut Banta, “Fajar Ngatmidi atau lebih dikenal Imam Fajar Dusun Pakel terkesan dilakukan upaya penjegalan karena dianggap bakal jadi pilihan masyarakat sebagai Datok Penghulu Kampung Selamat kedepan, maka diupayakan untuk tidak lolos sebagai calon, namun secara nyata terbukti masyarakat berjuang untuknya,” jelasnya.
“Mari kita kompak bersatu dan se-visi jadikan Fajar Ngatmidi sebagai pemimpin yang akan pimpin Desa Selamat 6 tahun kedepan menjadi desa yang makmur, terbuka dalam pengelolaan anggaran, amanah terhadap masyarakat fakir, miskin, dan anak yatim,” ajak Banta Chairullah menjelaskan.*
Reporter : S. Adi P






