Dua Titik Rawan Kepadatan di Labota dan Bahodopi Belum Mendapat Pengaturan Lalu Lintas

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Morowali, Sulteng — suaramasyarakat.com // Dua wilayah yang dikenal rawan kepadatan kendaraan, yakni Labota dan Bahodopi, Kabupaten Morowali, hingga saat ini belum terlihat adanya pengaturan lalu lintas secara khusus. Kondisi tersebut terpantau saat media ini melakukan pemantauan di kedua wilayah tersebut, Rabu, 30 September 2026.

Kepadatan kendaraan di dua lokasi tersebut cukup terlihat, mengingat Labota dan Bahodopi merupakan kawasan yang berkembang sebagai pusat aktivitas industri dan perdagangan.

Saat mendatangi Unit Turjagwali Satlantas Polres Morowali, media ini memperoleh informasi bahwa pihak kepolisian tengah merencanakan penempatan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) lalu lintas di wilayah tersebut.

Baca Juga :  PEMILIHAN KEPALA DESA PENGGANTI ANTAR WAKTU DESA PATIMBAN

Namun, untuk waktu pelaksanaan penempatan personel BKO tersebut belum ditentukan.

“Untuk itu sementara diprogramkan adanya BKO Lantas di sana. Kapan waktunya belum ditentukan,” ucapnya kepada media ini.

Di tempat terpisah, hasil pantauan media ini menunjukkan bahwa arus kendaraan di Labota dan Bahodopi memang cukup padat. Aktivitas kendaraan didominasi oleh mobilitas masyarakat serta kendaraan yang berkaitan dengan kegiatan industri dan perdagangan.

Baca Juga :  Jum'at Berkah, Polres Banyuasin Gelar Program Khitanan Gratis

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kepadatan kendaraan dapat berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada jam-jam aktivitas masyarakat dan industri.

Masyarakat berharap persoalan kepadatan kendaraan di Labota dan Bahodopi segera mendapat penanganan, termasuk melalui pengaturan lalu lintas oleh pihak terkait.

“Harapannya agar masalah kemacetan di Bahodopi dan Labota cepat teratasi,” pungkasnya.*

Yuda

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Berita Terbaru