DPRD Pati Setujui Pembentukan Tim Pansus Untuk Menindaklanjuti Timbulnya Aksi

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

suaramasyarakat.com,//Pati, Jawa Tengah, Demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh puluhan ribu masyarakat Kabupaten Pati pada hari ini, Rabu, 13 Agustus 2025, awalnya berjalan damai namun berubah menjadi anarkis karena gelombang massa yang tidak terbendung.

 

Dalam upaya menertibkan situasi, aparat kepolisian menggunakan gas air mata, meskipun sebelumnya telah ada larangan saat terjadi tragedi di Kanjuruhan Malang yang menunjukkan bahayanya penggunaan bahan kimia / gas air mata.

 

Gas air mata diarahkanke massa yang berlindung berada di Gedung DPRD Pati, menyebabkan demonstran dan wartawan terjebak di dalam gedung. Khawatir akan timbulnya banyak korban, demonstran mendesak anggota dewan untuk membuat keputusan atas peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Keberhasilan Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Cegah Kriminalitas Jalanan

 

Pukul 13.13 WIB, Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengadakan pertemuan dengan anggota dewan dari partai pemenang di Ruang Paripurna DPRD Pati. Pertemuan tersebut menghasilkan keputusan untuk membentuk Tim Panitia Khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti permasalahan yang timbul dari aksi demonstrasi hari ini ¹.

 

Tim Pansus ini akan bekerja untuk mengumpulkan bukti dan mendalami permasalahan yang ada, sebagai langkah awal proses untuk melakukan pemeriksaan kepada Bupati Pati, Sudewo. Pembentukan tim ini disepakati oleh seluruh partai di DPRD Pati, termasuk partai yang menaungi Bupati Pati Sudewo.(Gerindra).

 

Masyarakat Kabupaten Pati kini menunggu kinerja Tim Pansus, yang diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan dalam waktu 60 hari sejak keputusan ini dibuat. Proses pemeriksaan ini harus dilakukan sesuai dengan prosedur perundang-undangan dan tidak bisa dilakukan secara sepihak.

Baca Juga :  Ambisi Besar Merpati FC Kambangan! Moniega, Eks PSS Sleman-Sriwijaya FC, Resmi Bergabung

 

DPRD Pati tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan Bupati Pati secara langsung, karena proses pemeriksaan harus melalui tahapan yang ketat, termasuk penilaian oleh Mahkamah Agung. Masyarakat berharap proses ini dapat berjalan transparan dan adil.

 

Dengan terbentuknya Tim Pansus, masyarakat Kabupaten Pati berharap permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan dan stabilitas politik di daerah tersebut dapat kembali terjaga.

 

 

Pati Berswara

Sts.

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Berita Terbaru