Cegah Longsor Susulan, Sinergi TNI-Polri dan Warga Karangdadap Bahu-membahu Bangun Tanggul Sungai Kupang

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Polres Pekalongan – Polda Jateng – Personil gabungan dari Polsek Karangdadap, TNI, bersama warga Desa Pangkah menunjukkan aksi nyata kepedulian lingkungan. Mereka turun langsung ke aliran Sungai Kupang di Dukuh Kebondalem untuk membangun tanggul darurat sepanjang 15 meter guna mengantisipasi ancaman longsor yang lebih luas, Jumat (30/01/2026) pagi.

Kegiatan kerja bakti ini merupakan respons cepat atas musibah longsor yang sempat mengikis bantaran sungai pada pekan lalu. Dengan semangat gotong royong, puluhan karung berisi pasir dan tumpukan bambu disusun sedemikian rupa untuk memperkuat struktur tanah di pinggir aliran sungai.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Karangdadap AKP Sumianto, S.H., yang memimpin langsung jalannya kerja bakti, menyatakan bahwa langkah ini sangat mendesak dilakukan mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Aceh Timur Rapat Kordinasi Bersama FKKLL Dalam Rangka Operasi Zebra Seulawah 2025

“Hari ini kami bersama rekan-rekan TNI dari Koramil, Pemerintah Desa, dan warga setempat melaksanakan pembuatan tanggul sementara. Area ini terdampak longsor pada Rabu pekan lalu, sehingga jika tidak segera kita tanggul menggunakan karung pasir dan cerucuk bambu, dikhawatirkan abrasi sungai akan semakin mendekati pemukiman warga,” ujarnya.

Pengerjaan tanggul sementara ini difokuskan pada titik paling rawan di Rt. 09 Rw. 04 Desa Pangkah. Pantauan di lokasi, anggota Polri dan TNI tampak bersama warga untuk memasang patok bambu sebagai penahan beban.

“Kami memasang tanggul sepanjang kurang lebih 15 meter. Material yang digunakan adalah bambu sebagai penguat dan ratusan karung berisi pasir. Ini adalah upaya preventif agar aliran Sungai Kupang tidak terus menggerus tebing sungai saat debit air naik,” jelas Kapolsek.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas Menjelang Tahun Baru, Sat Samapta Polres Pekalongan Sita Belasan Botol Miras di Empat Titik

Hadirnya elemen masyarakat, diapresiasi oleh pihak kepolisian. Kepala Desa Pangkah, Hj. Kholidah, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Doni Andrianto dan Babinsa Peltu Wahidin Bakri, turut aktif memastikan distribusi material berjalan lancar.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya soal keamanan, tapi juga soal kemanusiaan. Kami ingin memastikan warga merasa tenang meski tinggal di dekat aliran sungai. Sinergitas TNI-Polri dan masyarakat seperti inilah yang menjadi kunci penanganan bencana yang efektif,” pungkas AKP Sumianto.

Melalui aksi ini, diharapkan struktur tanah di Dukuh Kebondalem dapat lebih stabil dan risiko longsor susulan dapat diminimalisir hingga ada penanganan permanen dari instansi terkait. (Lutfi)

Berita Terkait

Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat
Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata
Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk
Pererat Silaturahmi, Wakil Asisten II Setda Kota Palembang Hadiri Halal Bihalal PWNU Bersama Komisaris BSI
Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai
Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA
Serahkan SK Pengangkatan PNS, Plt. Bupati Sukirman Minta Junjung Tinggi Loyalitas kepada Pimpinan dan Lembaga
Personel Polsek Madat dan Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Makam
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 07:27 WIB

Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur Pengairan Morowali Disorot, Proyek 2026 Belum Jalan Meski Usulan Sudah Masuk

Selasa, 21 April 2026 - 07:13 WIB

Berlangsung Kondusif, Polres Banggai Beri Pelayanan Eksekusi Pengosongan Lahan di Kilongan Permai

Selasa, 21 April 2026 - 07:08 WIB

Wabup Morut terima aliansi petani Petasia Timur yang mendesak penyelesaian konflik lahan sawit di areal PT ANA

Berita Terbaru