Kisah Tunanetra Band asal Bondowoso, Kuasai Beragam Genre Musik, Juarai Lomba Gitar dan Drum

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2024 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO – Udin (33) tengah asyik menyanyikan sebuah lagu berjudul Komang dari Raim Laode dalam acara E-Sport Compettion yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bondowoso, di Pendopo Kabupaten, Sabtu (9/11/2024).

Udin adalah vokalis sekaligus gitaris dari TNT Band kepanjangan dari Tunanetra Band. Bersama dua rekannya, Ikrom (28) sebagai drummer, dan Danil (22) sebagai Bassist.

TNT Band menjadi satu-satunya pengisi acara hiburan di acara yang dibuka oleh Pj Bupati, Muhamad Hadi Wawan Guntoro.

Mereka membawakan banyak lagu-lagu hits permintaan para penonton.

Lagu-lagu yang dibawakan terdengar harmoni, sesekali Udin terlihat mengajak penonton untuk ikut bernyanyi.

Ditemui Tribun Jatim, Udin bersama kawannya menceritakan tentang awal mula TNT Band dibentuk.

Melalui pendampingnya, Didik (50), menceritakan TNT Band ini telah terbentuk sejak akhir 2011 lalu. Hingga saat ini, mereka telah bersama 13 tahun tampil menghibur di berbagai acara.

Mereka sebenarnya tak hanya bertiga, ada tujuh personil yang semuanya adalah disabilitas netra.

Dibentuk pertama kali dari sekolah di SD Luar Biasa (SDLB) Bondowoso. Berawal saat Didik, menjadi relawan di SDLB, mengajar musik.

Kemudian, melihat bakat murid Netra yang luar biasa. Dirinya pun mendorong mereka untuk ikut event perlombaan musik. Dan luar biasa, sebut saja Udin pernah menjadi juara 1 bermain gitar tingkat nasional pada tahun 2005. Bahkan pernah diundang langsung untuk tampil di hadapan Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono.

Ikrom, juga pernah menjadi juara 3 lomba drummer tingkat nasional tahun 2014.

Setelah itu, dirinya berinisiatif menggabungkan seluruh disabilitas netra di SDLB menjadi satu kesatuan di TNT Band.

“Kalau total ada 7 personil, tapi karena hari ini meminta tampilan akustik, jadi tiga orang,” jelas Didik.

Menurutnya, mayoritas  pengisi band TNT ini bisa bermain musik lebih dari satu. Seperti contohnya, Udin yang menjadi salah satu dari lima orang di Indonesia yang bisa absolute tone. Yakni, semua alat musik yang dibunyikan bisa ditebak nadanya apa.

Karena itulah, TNT Band ini bisa membawakan berbagai genre musik. Seperti Jazz, dangdut, rock, pop, dan lain-lain.

TNT Band ini kerap tampil diundang ke berbagai acara di berbagai wilayah. Pernah tampil di Makasar, Situbondo, Jakarta, dan Semarang.

Kalau di Bondowoso, kata Didik, mereka sering tampil juga di beberapa acara. Termasuk rutin di CFD tampil.

“Di Jember kita tampil rutin ngisi cafe,” jelasnya.

Dia menegaskan walaupun sering tampil di berbagai event. TNT band tak menjadikan financial sebagai alasan utama.

Mereka bisa tampil, dan para disabilitas netra bisa beraktivitas adalah yang penting.

“Financial nomer kesekian, yang penting bisa bermanfaat dan menghibur orang,” ujarnya.

Tak hanya tampil, kata Didik, TNT Band ini juga banyak menerima pesanan aransemen dan rekaman lagu. Seperti lagu religi, dan hymne.

Semua digarap sendiri oleh disabilitas netra. Seperti mixing dan recording dilakukan oleh Ikrom. Dibantu dengan aplikasi screen reader Ikrom turun langsung mixing lagu menggunakan laptop.

Disinggung tentang bantuan alat musik dari Pemerintah Daerah. Kata Didik, alat musik yang digunakan saat ini merupakan bantuan dari kementerian tahun 2012. Kalau dari pemerintah daerah masih belum ada.

“Makanya saya rawat dari hasil ngamen seperti ini,” pungkasnya

Editor : Rvl

Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 November 2024 - 17:38 WIB

Kisah Tunanetra Band asal Bondowoso, Kuasai Beragam Genre Musik, Juarai Lomba Gitar dan Drum

Berita Terbaru