Home / TNI

Diduga Terjadi Penganiayaan Antar Sesama Prajurit, Prada Lucky Meninggal Dunia

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT – suaramasyarakat.com // Kasus kematian tragis Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit Yonif TP 834/WM, menguak tabir kekerasan di tubuh militer memicu kemarahan publik.

Diduga aksi pelaku penganiayaan sesama prajurit hingga jatuh korban jiwa menimpa seorang korban Lucky meninggal dunia pada Rabu (6/8/2025) pukul 11.23 WITA di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Kasus ini mencuat usai daftar 20 nama prajurit diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut beredar luas di media sosial.

Daftar dimaksud bersumber dari laporan internal kepada Asintel Kasdam IX/Udayana dan memuat dugaan keterlibatan para senior serta rekan satuan dalam pemeriksaan fisik terhadap Prada Lucky.

Baca Juga :  Korem 063/SGJ Gelar Pengecekan Kesehatan Prajurit Dan PNS

Berikut 20 nama terduga pelaku sebagaimana tercantum dalam laporan internal Asintel, meliputi ,
1. Letda Inf Thariq Singajuru
2. Sertu Abdul Gani
3. Sertu Arjuna Siregar
4. Sertu Alimuddin
5. Serda Marwan
6. Serda Rizky
7. Serda Yusuf
8. Serda Frans
9. Praka Satria
10. Praka Rino
11. Praka Irfan
12. Pratu Rijal
13. Pratu Fikri
14. Pratu Yoga
15. Pratu Haris
16. Pratu Rizal
17. Pratu Fandi
18. Pratu Alvian
19. Pratu Dedi
20. Pratu Rian

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/PRG Komsos Bersama Tomas

Nama-nama ini disebutkan dalam laporan tertanggal 6 Agustus 2025, dan kini sedang dalam proses klarifikasi dan penyelidikan internal oleh tim investigasi Kodam IX/Udayana bersama Subdenpom Ende.

Sebagian dari mereka disebut melakukan pemukulan secara bergantian terhadap korban, termasuk menggunakan alat seperti selang.

Komandan Kompi C Yonif TP 834/WM, Lettu Inf Rahmat, saat dikonfirmasi Kamis malam, membenarkan bahwa sebagian personel telah diamankan. “Proses hukum sedang berjalan. Kami menghormati penyelidikan yang dilakukan Denpom,” katanya singkat, Jum’at, 08 Agustus 2025.*

Reporter  : S. Adi P/Yudha

Berita Terkait

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buol Mulai Berjalan, Sejumlah Desa Terkendala Lahan
Danramil Galang: Debit Air dan Musim Kemarau Pengaruhi Pertanian
Koramil Baolan: Kegiatan Koperasi Merah Putih Mulai Berjalan, Belum Ada Hambatan
Program Pertanian TNI Berjalan, Koperasi Merah Putih di Dampal Selatan Terkendala Lahan
Babinsa Desa KPK Seruway Dampingi Pemdes Bersama Tim Relawan PGX Aceh Tinjau Lahan Dibuka Warga
Empat Desa Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Poso Pesisir Belum Tuntas
Danramil Ulubongka: 12 dari 15 KDKMP Rampung, Tiga Terkendala Lahan
Koramil Bunta Mulai Jalankan Program Pencegahan Karhutla, Kendala Mobil Patroli Jadi Sorotan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buol Mulai Berjalan, Sejumlah Desa Terkendala Lahan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Danramil Galang: Debit Air dan Musim Kemarau Pengaruhi Pertanian

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Koramil Baolan: Kegiatan Koperasi Merah Putih Mulai Berjalan, Belum Ada Hambatan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Program Pertanian TNI Berjalan, Koperasi Merah Putih di Dampal Selatan Terkendala Lahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Babinsa Desa KPK Seruway Dampingi Pemdes Bersama Tim Relawan PGX Aceh Tinjau Lahan Dibuka Warga

Berita Terbaru