PEKALONGAN -suara masyarakat.com.// Sejumlah siswa baru kelas X SMK Dwija Praja Kota Pekalongan yang terlibat perselisihan beberapa waktu lalu, akhirnya menemukan titik terang.
Kamis (31/7) siang, pihak sekolah mengundang sejumlah orang tua dari siswa yang terlibat perselisihan, untuk melakukan mediasi di sekolah.
Hasilnya, para pihak sepakat untuk melakukan perdamaian, karena dianggap satu sama lain belum saling akrab dan mengenal, karena merupakan sesama siswa baru di sekolah tersebut. Apalagi, sekarang anak-anak tersebut juga masuk dalam kelas yang sama dan sudah saling bersalaman dan berpelukan.
Ahmad Harry Febriyatno selaku Kepala Sekolah mengaku lega, karena para siswa dan orang tuanya sudah legowo dan saling memaafkan. Dia berharap, setelah permasalahan ini selesai, tidak ada lagi dendam, dan meminta anak-anak untuk fokus pada belajar.
“Kejadian ini menjadi pembelajaran untuk kita bersama. Harapan dari saya, hal ini tidak berkembang karena para pihak sudah berdamai”, pungkasnya.

