POLISI “KEJAR TAYANG” UNTUK UNGKAP KEMATIAN 2 BALITA 

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BATANG -suaramasyarakat.com.// Pasca ditemukannya VG (31) sebagai saksi kunci atas kematian 2 buah hatinya, yakni Hana Hasina 3 tahun, dan Hafiza Zahra 5 tahun,

jajaran Satreskrim Polres Batang terus melakukan penyelidikan dan penyidikan secara marathon.

 

Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana melalui Kasat Reskrim AKP Imam Muhtadi pada Rabu (30/7) sore menjelaskan, pihaknya sudah mengumpulkan bukti dan fakta-fakta yang ada, mulai dari melakukan olah TKP, mencari bukti rekaman CCTV disekitar lokasi, dan meminta keterangan para saksi.

 

“Kami upayakan kasus atau musibah ini bisa terungkap secara terang benderang. Kami juga sudah meminta keterangan dari ayah kedua korban atau suami dari VG. Sementara, untuk ibu korban atau VG, kami meminta waktu ya, karena suasana masih berkabung”, katanya.

Baca Juga :  Kapolres Sigi Apresiasi Sinergi Semua Pihak, MTQ XXXI Sulteng Berlangsung Aman dan Kondusif

 

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di kompleks wisata pantai Sigandu Batang digegerkan dengan penemuan mayat balita perempuan di tepi pantai, yang awalnya disangka boneka. Polisi sempat menemui jalan buntu, karena identitas korban tidak diketahui.

 

Namun, polisi kemudian menemukan sepeda motor tanpa pemilik, yang tak jauh dari lokasi ditemukannya jasad Hana. Petunjuk lainnya, polisi kemudian menemukan 2 pasang sandal yang tersapu ombak, dan mengambil kesimpulan jika korban dipastikan lebih dari 1 orang.

Baca Juga :  Antisipasi Bentrokan Antarwarga, 70 Personel Batalyon A Pelopor Gelar Patroli Skala Besar di Nunu dan Lalove

 

Pihak kepolisian dibantu sejumlah TNI dan warga, kemudian melakukan penyisiran di sepanjang pantai, hingga akhirnya korban kedua yakni Hafiza Zahra ditemukan sekitar 30 meter dari lokasi jasad adiknya ditemukan.

 

Setelah mendapat informasi pasti terkait identitas kedua korban, pihak kepolisian kemudian mencari VG yang merupakan ibu dari kedua korban, yang dipastikan membawa korban ke lokasi kejadian. Beruntung, petugas kepolisian yang dibantu tim SAR, akhirnya menemukan VG tengah bersembunyi di sebuah toilet portable yang tak jauh dari lokasi kejadian, dengan kondisi syok dan lunglai.

Berita Terkait

Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan
Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas
Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026
Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Edukasi Pelajar
Kapolres Aceh Timur Pimpin Strong Point, Perkuat Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Kebakaran Lahan di Lalulalang, Warga dan Polisi Lakukan Penanganan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Wakapolda Sumsel Pimpin Monev Personel Polri yang Bertugas di Luar Struktur, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Gencar Sosialisasikan Kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Kasat Lantas Polres Buol Sebut Operasi Patuh Tinombala Berjalan, Arahkan Media ke Humas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Polres Buol Gencarkan Imbauan Karhutla dan Operasi Patuh Tinombala 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara

Berita Terbaru