Banyu Asin.-suaramasyarakat.com.//Bertempat di jalan Tanjung siapi-siapi Kabupaten Banyu Asin (Gasing) banyaknya Armada Batu Bara Maupun Batu Split yang melintasi di jalan tersebut dengan melebihi Kapasitas yang sudah di tentukan,, sehingga banyak jalan menjadi Rusak dan Berdebu, menurut salah seorang warga berinsial Dk, yang Tidak ingin disebutkan namanya.
Akibat banyak Armada Batu Bara maupun Batu Split yang melintas, dalam sehari bisa mencapai kurang lebih 100 mobil yang melintas sehingga menyebabkan jalan banyak yang Rusak, Akibat Mobil Batu Bara dan Batu Split tersebut.
Masih menurut narasumber, Beliau ingin Pemerintah stempat harus turun langsung ke lapangan, meninjau jalan yang rusak tersebut supaya warga stempat merasa di perhatikan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel maupun PEMKOT Banyu Asin.
Karena di jalan inila aset warga melintas, pulang pergi membawa hasil dari bertani dan nelayan, serta anak-anak pulang pergi sekolah.
Masih di tempat sama. Jalan ini sering ini kali macet akibat ulah Armada yang tidak mau mengalah sama kendaraan yang lain, sehingga di waktu jam-jam anak sekolah pulang ataupun warga yang hendak beraktifitas di sini sering terjadi kemacetan bahkan menyebabkan kecelakaan,
Masih menurut warga yang indititas nya tidak mau di sebutkan yang berinsial Dk. Menuntut Pemerintah stempat harus tangap dalam hal ini. Sebelum warga setempat bertindak sendiri.
Keluhan Warga.
Dampak dari banyak nya Armada Batu Bara Maupun Batu Split tersebut, menyebabkan banyak Debu-debu dan jalan jadi macet serta Berlobang.
Mobil Armada pun melebihi Kapasitas barang yang di Angkut. tutup Dk
Warta : D’T

