Sekda Pati: Koordinasi Lintas Sektor Untuk Hadapi Tantangan Penyakit di Kabupaten Pati

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaramasyarakat.com / Pati,- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Jumani, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Deteksi Dini, Preventif, serta Respon Penyakit Tahun 2024 yang digelar di Hotel New Merdeka, Pati (5/11).

Acara juga dihadiri perwakilan dari Polresta Pati, Kodim/0718 Pati, Kemenag, kepala Dinkes, para camat, Direktur Rumah Sakit se-Kabupaten Pati, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pati, Balkesmas, Ketua LSM di Bidang Kesehatan, petugas Program P2P Rumah Sakit dan Puskesmas, serta tamu undangan lainnya.

Rakor yang diikuti sekitar 150 peserta ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kegiatan pencegahan dan penanggulangan penyakit pada tahun 2024, serta membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program kesehatan pada tahun 2025.

Baca Juga :  Antrean Panjang di SPBU Banggae, Polisi Sebut Persoalan Pertalite Kembali Normal

Dalam sambutannya, Sekda Jumani menyampaikan bahwa koordinasi yang baik antar instansi terkait sangat penting dalam menghadapi tantangan penyakit di Kabupaten Pati.

“Besar harapan kami untuk kita dapat saling berkomitmen meningkatkan kualitas koordinasi antar instansi dalam menghadapi tantangan penyakit di Kabupaten Pati,” ujar Jumani.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di daerah ini.

Dalam rapat ini, berbagai pihak yang hadir diharapkan memberi masukan terkait kegiatan dan capaian masing-masing, baik di tingkat rumah sakit, puskesmas, maupun lembaga lainnya yang terlibat dalam program P2P (Penyakit Menular dan Tidak Menular).

Baca Juga :  Pelayanan SIM Satlantas Polres Pinrang Tetap Optimal Meski Sarpas Terlihat Sepi

Diharapkan melalui koordinasi yang lebih intensif, upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit di Kabupaten Pati dapat meningkat, sehingga target yang ditetapkan untuk tahun 2025 dapat tercapai dengan lebih baik.

“Keberhasilan rapat ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular dan tidak menular di Kabupaten Pati,” tambah Jumani.

Dengan adanya koordinasi yang lebih baik antar pihak, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat di Pati dapat terus meningkat. (S.H)

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Berita Terbaru