Palembang.–suaramasyarakat.com.//
Di Lorong Lawang Kidul Darat, Kelurahan 5 Ilir Kuto Batu, Palembang, terdapat sebuah kegiatan belajar mengaji yang unik dan inspiratif. Sejumlah pemuda dan bapak-bapak berusia di atas 40 hingga 60 tahun berkumpul untuk belajar mengaji secara gratis di rumah Abah Ujang.
*Mereka yang Belajar Mengaji*
Banyak dari mereka yang memiliki latar belakang sebagai mantan anak nakal atau bajingan di mata masyarakat, bahkan ada yang merupakan mantan narapidana.
– *Motivasi*: Mereka ingin memperbaiki diri dan menjadi lebih baik dengan belajar mengaji, serta ingin menjadi contoh bagi kaum pemuda dan pemudi.
– *Kegiatan*: Mereka belajar mengaji dari awal, termasuk iQro dan turutan, dengan tujuan untuk mengulang dan memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an.
Peran Abah Amir
“Guru Mengaji Abah Amir berperan sebagai guru mengaji yang membimbing mereka dalam proses belajar dengan pendekatan yang santai dan tidak memungut biaya.
“Abah Amir menggunakan pendekatan yang membuat mereka merasa nyaman dan tidak terbebani, sehingga mereka dapat belajar dengan baik.
Forum Cakar Sriwijaya Sum-Sel
Keanggotaan Mereka bergabung dalam Forum Cakar Sriwijaya Sum-Sel, yang memiliki majelis dan divisi/bidang yang diemban.
Tujuan mereka bergabung adalah untuk menjadi contoh bagi kaum pemuda dan pemudi, serta untuk menunjukkan bahwa mereka tidak ingin menjadi forum yang bikin resah masyarakat.
Kisah Inspiratif
Mereka telah mengalami perubahan besar dalam hidup mereka setelah bergabung dalam forum dan belajar mengaji, sehingga mereka merasa seperti saudara sendiri.
Mereka memiliki hubungan yang erat satu sama lain, meskipun tidak sedarah, dan dapat menjadi contoh bagi orang lain.
Kisah inspiratif ini menunjukkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik. Dengan belajar mengaji dan bergabung dalam forum yang positif, mereka dapat mengubah hidup mereka menjadi lebih baik dan menjadi contoh bagi orang lain.
SM/ Temu
Penulis : Temu hidayat
Editor : Marthin

