Hadiri Musrenbang RPJMD Sulteng, Bupati Morut Dorong Sinkronisasi Program Pendidikan dan Kesehatan

- Redaksi

Senin, 30 Juni 2025 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu, Sulteng, MCDD – suaramasyarakat.com // Bupati Morowali Utara Dr dr Delis J. Hehi, MARS mendorong adanya sinkronisasi program antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam akselerasi pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Delis saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), di Kota Palu, Senin (30/6/2025).

“Kami sangat mengapresiasi adanya sinkronisasi dan penyelarasan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten seperti ini. Ini langkah positif untuk memperkuat pembangunan daerah,” ujar dr. Delis, ditemui usai kegiatan.

Baca Juga :  Peredaran Narkoba di Sulawesi Tengah Jadi Sorotan, Pencegahan di Kalangan Remaja Perlu Diperkuat

Dalam pertemuan tersebut, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama. Bupati Delis memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Morut telah menerapkan kebijakan pendidikan gratis tanpa pungutan mulai dari jenjang PAUD hingga SMP. Sedangkan jenjang SMA masih menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Selain itu, kami juga memberikan beasiswa kepada seluruh mahasiswa asal Morowali Utara. Namun karena provinsi juga memiliki program beasiswa, maka perlu ada sinkronisasi, baik dalam jumlah penerima, nominal beasiswa, hingga kriteria kelayakan,” jelasnya.

Untuk itu, Delis mengusulkan kepada Gubernur Sulteng agar segera digelar rapat koordinasi antara kepala dinas Pendidikan Provinsi dan kepala dinas kabupaten/kota guna membahas hal teknis terkait program beasiswa dan pendidikan.

Baca Juga :  Permudah Akses Masyarakat, Imigrasi Batam Gelar Layanan Eazy Passport di BAZNAS

Di sektor kesehatan, Delis menyampaikan bahwa Morut telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 106 persen. Dengan capaian tersebut, seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan pengobatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP.

“Program ini sudah berjalan selama empat tahun terakhir dan sangat membantu masyarakat, terutama di wilayah pedesaan,” tuturnya.*

Reporter : Yudha

Penulis : Yudha

Editor : S. Adi P

Berita Terkait

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan
Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi
Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan
Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Berita Terbaru